Darurat Corona, Denda Pajak Kendaraan Bermotor Dibebaskan

Kombes Pol Budi Indra Dermawan memastikan, keputusan itu akan berlaku tahun ini setelah berembuk dengan kepala Bapenda Jatim

Darurat Corona, Denda Pajak Kendaraan Bermotor Dibebaskan
surabaya.tribunnews.com/luhur pambudi
Direktur Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan ditemani Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Lobby Tri Brata Mapolda Jatim 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dirlantas Polda Jatim membebaskan denda pembayaran pajak kendaraan bermotor selama pemerintah pusat masih memberlakukan status darurat bencana nasional Coronavirus Disease (Covid-19).

Direktur Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan memastikan, keputusan itu akan berlaku tahun ini setelah berembug dengan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur, Senin (23/3/2020) kemarin.

Namun patut dipahami, bahwa keputusan ini hanya berlaku selama adanya status darurat bencana Covid-19.

"Kemarin Kepala Bapenda Jatim menyampaikan, tidak ada denda pajak, walaupun terlambat," katanya, Rabu (25/3/2020).

Budi menerangkan, sejak Senin (23/3/2020) sejumlah layanan Ditlantas Polda Jatim ditutup untuk sementara waktu.

Tercatat 164 Pelayanan Unggulan Samsat ditutup. Mulai dari Samsat Drive Thru, Samsat Payment Point, Samsat Corner, dan Samsat keliling.

Rencananya sejak Senin (23/3/2020) kemarin, hingga Rabu (29/4/2020) mendatang.

Namun lama waktu itu bisa saja diperpanjang tergantung situasi terbaru.

Kendati demikian, masyarakat masih bisa menunaikan kewajiban pembayaran pajak di 46 kantor samsat induk, dan 12 gerai samsat drive thru.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur Boedi Prijo Soeprajitno memastikan penetapan aturan baru ini dalam keadaan darurat ini tidak berpengaruh pada pendapatan pajak kendaraan bermotor.

Dalam triwulan pertama 2020, Boedi memastikan pendapatan pajak kendaraan bermotor ternyata telah mencapai 22 persen, dan melampaui target yang ditentukan yakni 15 persen.

"Meksipun kondisi saat ini ada wabah Virus Corona, capaian pada triwulan pertama melebihi target 15 persen dan sudah mencapai 22 persen," tutur Boedi pada awak media di Gedung Negara Grahadi.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved