Virus Corona di Surabaya

Cegah Menularnya Covid-19, UMKM Kartini Muda Dolly Fashion Produksi Seribu Masker per Hari

Di tengah merebaknya virus Corona (Covid-19), masker menjadi salah satu barang langka di Indonesia, termasuk Kota Surabaya

Cegah Menularnya Covid-19, UMKM Kartini Muda Dolly Fashion Produksi Seribu Masker per Hari
SURYA.co.id/Mayang Essa
UMKM Kartini Muda Dolly Fashion saat melakukan proses pembuatan masker berbahan kain, Rabu (25/3/2020). 

Laporan Reporter, Mayang Essa

SURYA.co.id | SURABAYA -
Di tengah merebaknya virus Corona (Covid-19), masker menjadi salah satu barang langka di Indonesia, termasuk Kota Surabaya. Bagaimana tidak, masker merupakan alat pelindung diri untuk mencegah menularnya Covid-19 ini.

Tidak tinggal diam, enam warga terdampak penutupan Dolly yang tergabung dalam UMKM Kartini Muda Dolly Fashion memproduksi masker berbahan dasar kain popok bayi.

"Permintaan dari Pemerintah Kota Surabaya, kami memproduksi masker berbahan dasar kain yang nantinya akan didistribusikan bagi para tenaga medis dan masyarakat," ungkap Sumilah, Ketua UMKM Kartini Muda Dolly Fashion, Rabu (25/3/2020).

Ditemui di Simo Gunung Kramat Timur II, Surabaya. Warga yang terdiri dari Sumilah, Wiwit HP, Ningsih, Prapti, Pujiatik dan Yatimah dapat memproduksi hingga seribu masker per hari.

"Satu orang dapat menghasilkan 150 biji masker. Total berkisar 1000 masker per hari," terangnya.

Mulai tahapan pembuatan masker dengan pemotongan kain, Sumilah melakukan tahapan berikutnya dengan mesin obras untuk memperhalus bagian ujung masker.

"Selanjutnya dijahit dengan menyatukan bagian penutup mulut dan hidung dengan talinya. Lalu, ujung tali dibakar agar tidak mudah lepas," paparnya.

Masker yang terdiri dari tiga lapisan pelindung ini lalu disteril. Jumilah mengaku, satu masker berbahan dasar kain ini dibanderol dengan harga Rp 500 per potongnya.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved