Jatim Antisipasi Corona

Berharap Wabah Corona segera Reda, Operator Pasar Malam di Sidoarjo hanya Andalkan Uang Makan

Wahana yang kini berlakokasi di kawasan Raya Panjunan, Sukodono, Sidoarjo kini terpaksa tutup.

Berharap Wabah Corona segera Reda, Operator Pasar Malam di Sidoarjo hanya Andalkan Uang Makan
surya.co.id/tony hermawan
Wahana Pasar Malam di Raya Panjunan, Sukodono, Sidoarjo kini berhenti beroperasi akibat virus corona, Rabu (25/3/2020). 

SURYA.CO.ID| SURABAYA - Virus corona atau yang biasa disebut covid-19 menyerang jutaan manusia di dunia.

Penyebarannya yang sangat cepat, berdampak pada menurunnya perekonomian global. Termasuk di Indonesia. 

Seluruh profesi mulai sopir bus, pengemudi ojek, penjaga makam, pedagang pasar mengeluhkan pendapatan mereka berkurang.

Tak terkecuali bagi Nyowor (41). Pria kesehariannya sebagai operator wahana pasar malam dadakan ini mengaku telah seminggu lebih tak beroperasi.

Wahana yang kini berlakokasi di kawasan Raya Panjunan, Sukodono, Sidoarjo kini terpaksa tutup.

 "Perintah Polsek Sukodono nyuruh tutup gara-gara corona," kata dia saat ditemui di lokasi, Rabu (25/3/2020).

Sejak itu pula, ia bersama 5 temannya  hanya menjaga karena sudah terlanjur terpasang.

 "Kalau di sini hampir tiga minggu, tapi sebelum ditutup pengunjung juga mulai sepi," ujar dia.

Dengan kondisi itu, ia pun tak bisa mengharap hasil lebih pada bulan ini.

Dirinya bersama 5 temannya hanya mengandalkan uang Rp 30 ribu per hari dari jatah pemilik wahana.

"Kalau kami ini persenan. Misal sehari dapat Rp 1,5 juta, 25 persen adalah jatah kami. Ditambah uang makan Rp 30 ribu. Kalau gini ya cuma dapat uang makan saja," jelas dia.

Menurut Nyowor, saat ini pemilik maupun penjaga tak bisa berbuat banyak. Berpindah tempat pun pasti ada maklumat larangan tempat keramaian.

 Selain hanya menjaga wahana, ia bersama temannya hanya bisa merawat trampolin, kereta cooster, kursi putar, kincir angin, perahu colombus, perahu ayun, kuda putar, dan rumah balon.

 "Ya semoga virus segera mereda biar kami juga kami bisa bekerja lagi," pungkas dia.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved