Citizen Reporter

Tak Perlu Panik, Bisa Tetap Belajar di Rumah

Belajar di rumah membuat para guru harus bisa menguasai pembelajaran daring agar siswa tetap mendapat materi sekaligus sehat.

citizen reporter/Abdul Majid Hariadi
Guru-guru di SMK Negeri 1 Sidoarjo memanfaatkan waktu untuk belajar tentang daring. 

Situasi yang terjadi saat ini memberikan dampak luar biasa, termasuk pada institusi pendidikan. Aktivitas pembelajaran di sekolah tidak dapat dilakukan. Salah satu mitigasi untuk mencegah penyebaran wabah, murid di berbagai jenjang mulai 16-29 Maret 2020 harus belajar di rumah.

Kerja sama antara sekolah dan industri pun mengalami dinamika. Murid yang saat ini sedang praktik kerja industri (prakerin) harus ditarik dan diminta untuk belajar di rumah termasuk siswa SMK Negeri 1 Sidoarjo. Hal-hal yang demikian tentu membutuhkan solusi agar murid tetap mendapatkan haknya sekaligus tetap sehat.

Agar murid tetap mendapatkan haknya memperoleh kesempatan belajar, Kemendikbud memberikan panduan agar guru melakukan pembelajaran secara daring. Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan dua surat edaran tentang Pembelajaran Secara Daring dan Belajar di Rumah.

Menyikapi situasi itu, SMK Negeri 1 Sidoarjo secara proaktif menyiapkan guru untuk melakukan pembelajaran secara daring. Kegiatan yang dilakukan adalah penguatan kompetensi kepada semua guru, Jumat (20/3/2020) di Ruang Pertemuan 1 SMK Negeri 1 Sidoarjo. Sebelum kegiatan dimulai setiap guru mendapatkan perlakuan sesuai dengan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh dan penggunaan penyanitasi tangan.

Ziah Nailillah sebagai fasilitator mengajak kepada semua guru untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran jarak jauh. Menggunakan platform Edmodo, setiap guru dapat berinteraksi secara langsung dengan murid. Guru dan murid dapat berdiskusi, tanya jawab, ataupun membahas tentang berbagai kegiatan positif murid ketika di rumah. Pembelajaran daring menjadi solusi positif agar proses interaksi antara guru, murid, dan orangtua tetap terjaga.

Selain Edmodo, guru dan murid dapat memanfaatkan berbagai platform pembelajaran online. Di antara fitur yang dapat dimanfaatkan adalah Rumah Belajar, Kelas Pintar, Google G Suite for Education, Sekolah Online Ruang Guru, Quipper School, Microsoft Office 365, Sekolahmu, dan Zenius.

Itu menjadi momentum bagi institusi pendidikan untuk dapat mengembangkan pendidikan 4.0. Praktik pendidikan 4.0 adalah sebuah sistem pendidikan yang mampu mengintegrasikan antara manusia, barang, jasa, dan mesin untuk menghasilkan model pembelajaran yang baru dan bersifat personal.

Pendidikan 4.0 sebagai ekosistem baru menyediakan proses pembelajaran yang dinamis dan tidak kaku. Interaksi guru dan murid dapat dilakukan di mana dan kapan saja. Penerapan kurikulum secara adaptif menjadi kebutuhan vital di tengah berbagai kondisi.

Begitulah, di balik masalah terdapat banyak hikmah. Pandemi membuka kesadaran, proses pendidikan anak sangat bergantung pada harmonisasi relasi antara trisentra pendidikan, keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

Abdul Majid Hariadi
Guru di di SMKN 1 Sidoarjo
majidsmkn1_sda@yahoo.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved