Lapor Cak

Reaksi Jukir terkait Fasilitas Parkir Difabel di Taman Bungkul Surabaya Disalahgunakan

Juru parkir Taman Bungkul Surabaya, Rafi Novaldi, tak menampik bahwa lahan parkir difabel kerap digunakan non-difabel.

Reaksi Jukir terkait Fasilitas Parkir Difabel di Taman Bungkul Surabaya Disalahgunakan
surya.co.id/christine ayu nurchayanti
Sejumlah kendaraan R2 parkir di area parkir khusus difabel di Taman Bungkul Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Juru parkir Taman Bungkul Surabaya, Rafi Novaldi, tak menampik bahwa lahan parkir difabel kerap digunakan  non-difabel.

"Sejauh ini masih dipakai masyarakat umum. Tapi, peraturannya sebenarnya tidak boleh," ungkapnya akhir pekan lalu.

Meski demikian, lanjutnya, area tersebut masih diprioritaskan untuk para penyandang berkebutuhan khusus.

"Kalau ada difabel, motor yang lain langsung dipindah. Lahan parkirnya tetap diprioritaskan bagi mereka," Rafi mengungkapkan.

Tambahnya, sejauh ini jarang ada difabel yang parkir di Taman Bungkul. Dalam sebulan, hampir tidak ada.

"Beberapa kali saya memindahkan motor dari situ, pernah juga ada difabel yang parkir. Para difabel memang penting disediakan tempat parkir khusus. Selain lebih luas, juga langsung mengakses ramp," katanya.

Sejauh ini, ia belum mendapatkan keluhan dari para difabel. Meski demikian pihaknya selalu mengutamakan jika ada mereka yang memarkir kendaraan.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved