Berita Banyuwangi

Pencegahan Wabah Virus Corona, Polisi-TNI Akan Turun Tangan Tertibkan Kerumunan Orang di Banyuwangi

Forpimda Kabupaten Banyuwangi merapatkan barisan untuk menyamakan persepsi dalam upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19).

Pencegahan Wabah Virus Corona, Polisi-TNI Akan Turun Tangan Tertibkan Kerumunan Orang di Banyuwangi
SURYA.co.id/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat menggelar rapat koordinasi (rakor) terbatas yang yang berlangsung di Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (23/3/2020). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Jajaran Forum Pimpinan Daerah (forpimda) Kabupaten Banyuwangi merapatkan barisan untuk menyamakan persepsi dalam upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19).

“Sebagian sudah berjalan dengan baik. Namun sebagian belum optimal. Ini disebabkan problem sosial ketimuran, misalnya selamatan, hajatan dan lain-lain. Bukan sekedar perkara dibubarkan atau tidak. Ini perlu pendekatan khusus. Namun untuk kegitan yang lain, seperti tempat olahraga, event budaya, sudah tidak dilaksanakan lagi,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Selasa (24/3/2020).

Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi telah menggelar rapat koordinasi (rakor) terbatas yang yang berlangsung di Kantor Pemkab, Senin (23/3/2020).

Rakor ini dihadiri selain Anas dan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, juga Kapolresta Kombes Arman Asmara Syarifudin, Dandim 0825 Letkol Eko Yuli Purwanto, Danlanal Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, Ketua Pengadilan Negeri Saiful Arif, Kepala Kejaksaan Negeri M. Mikroj dan Ketua DPRD I Made Cahyana Negara.

Anas menjelaskan, bahwa rakor itu untuk melakukan evaluasi langkah penanganan dari berbagai unsur terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona. Mengingat, di lapangan masih banyak upaya pencegahan, khususnya masalah social distancing di kalangan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, seluruh unsur forpimda telah bergerak untuk melakukan sosialisasi hingga ke lini bawah.

Unsur babinsa dan babinkamtibmas, bersama petugas kesehatan dan aparat kecamatan hingga kelurahan telah turun selama satu pekan terakhir mengkampanyekan social distancing hingga pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Kami semua terus mengoptimalkan upaya untuk memahamkan warga. Kami juga akan terus berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bisa mengajak umatnya mengikuti protokol pencegahan yang telah ada," kata Anas.

Anas juga meminta dukungan forpimda, agar setiap tempat usaha di Banyuwangi baik skala industri maupun usaha retail daerah bisa menerapkan social distancing dan menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer.

Anas pun meminta pihak yang tidak menyediakan fasilitas tersebut, bisa ditutup usahanya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved