Citizen Reporter

Jangan Panik, Mari Membuat Kue Brownies

Tetap ada cara untuk membagi ilmu. Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang mengajak anggota PKK membuat brownies.

Jangan Panik, Mari Membuat Kue Brownies
citizen reporter/Riska Febrianti
Anggota PKK Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang bersama mahasiswa Universitas Negeri Malang praktik membuat brownies.

Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah (PLS) konsentrasi Manajemen Pelatihan dan Kursus angkatan 2017 Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan kegiatan sosial. Mereka membuat pelatihan guna meningkatkan keterampilan masyarakat, Sabtu (14/3/2020).

Pelatihan yang digagas oleh enam mahasiswa PLS dan dibantu oleh mahasiswa UM lain sebagai panitia tambahan yang dibimbing oleh dosen PLS, Edi Widianto. Mahasiswa membuat brownies. Pelatihan dijadikan strategi penangkalan berita hoaks dan kepanikan berlebih masyarakat pada informasi yang saat ini beredar.

Pelatihan itu melibatkan anggota PKK Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang dan warga lain. Yang memberi pelatihan adalah alumni Tata Boga UM, yaitu Roby Rakhmadi dan Hardianto.

Pelatihan pembuatan brownies dimulai dengan pengenalan bahan-bahan dan proses pembuatan. Peserta dibagi menjadi lima kelompok untuk praktik. Setiap tahap dilakukan dengan cermat hingga proses akhir menghias kue. Sembari menunggu brownies jadi, panitia melalukan ice breaking dan pemberian doorprize.

Kedua pemateri bangga bisa mengisi kegiatan pelatihan dengan peserta yang antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hingga siang. Roby mengatakan, pelatihan seperti itu sangat bermanfaat untuk mengisi waktu ibu-ibu dan untuk menambah keterampilan dalam bidang memasak.

“Ibu-ibu yang ingin berinovasi dan mengembangkan usaha dalam bidang kuliner bisa terus berlatih. Memasak itu mudah, bisa belajar di mana saja dan bisa menciptakan produk yang inovatif yang bernilai ekonomis,” tuturnya.

Peserta pelatihan berharap agar pelatihan seperti itu bisa sering dilakukan. Mereka merasakan manfaat, yaitu menambah pengetahuan dan keterampilan. Ilmu yang didapat dari pelatihan juga bisa langsung dipraktikkan.

“Ada beberapa peserta yang tertarik dengan pelatihan pembuatan kue dan meminta bahan kue yang sisa dan dibawa pulang. Itu untuk praktik di rumah. Ia akan membagikan ilmu yang sudah didapat untuk warga lain,” jelas Meyzone, salah satu panitia pelatihan.

Riska Febrianti
Mahasiswa Administrasi Pendidikan
Universitas Negeri Malang
riskafebrianti122@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved