Citizen Reporter

Ini Hubungan Spiritual dalam Lukisan Jiwa Tali Air di Jombang

Pameran lukisan menjadi salah satu cara untuk menunjukkan ikhtiar seniman lukis dari Jombang agar masyarakat mengenal seni lukis.

Ini Hubungan Spiritual dalam Lukisan Jiwa Tali Air di Jombang
citizen reporter/Nurul Aini
Seniman lukis di Jombang membuat pameran lukisan Tali Air.

Seni lukis menjadi hal yang jarang ditemui dan kurang diminati akhir-akhir ini. Eksistensi gambar digital menggeser lukisan tangan oleh para seniman. Namun, ada juga orang yang mau menghargai lukisan tangan dengan nilai yang tidak sedikit. Sebagaimana ikhtiar para seniman lukis dari Jombang yang mengadakan pameran lukisan selama satu pekan.

Pameran lukisan bertajuk Tali Air digelar di gedung milik salah seorang anggota komunitas di Tambak Beras, Jombang. Tema Tali Air dimaknai sebagai silaturahmi karya lukisan drawing dan lukisan water colour. Pameran lukisan ini dibuka pada Minggu (15/3/2020) oleh Toby, Ketua Komunitas Pelukis Jombang.

Pameran ini diselenggarakan oleh Sanggar Lukis Indah Lestari bekerja sama dengan Komunitas Pelukis Jombang dan Komunitas Seni Arek Jombang. Sanggar Lukis Indah Lestari telah berpartisipasi lima kali sebagai peserta pagelaran seni lukis skala nasional di Surabaya dalam Pasar Seni Lukis Indonesia.

“Sanggar Lukis Indah Lestari sudah berusia 13 tahun,” tutur Ridho Hidayat, Ketua Sanggar Lukis Indah Lestari.

Para seniman lukis dalam lingkup komunitas itu bersepakat, berkarya seni lukis adalah perwujudan hubungan spiritual antarmanusia dengan Tuhan, hubungan spiritual antarmanusia, dan hubungan spiritual manusia dengan alam lintas dimensi. Di komunitas itu mereka ada dan bersaksi untuk mengekspresikan cahaya batin dalam bentuk karya seni lukis.

Setelah pembukaan pameran lukisan, mereka melanjutkan dengan melukis bersama. Salah satu objek lukisannya adalah perempuan. Proses pembuatan sketsa wajah dan melukisnya hampir setengah jadi hanya membutuhkan waktu satu jam. Jika dituntaskan bisa jadi hanya membutuhkan waktu dua jam. Teknik melukis tiap pelukis kebanyakan adalah cat air.

Lukisan yang dipamerkan beragam, mulai dari lukisan dengan teknik cat air, tinta, pensil, pensil warna, bahkan ada yang menggunakan lipstik untuk melukis. Pameran dibuka sampai Minggu (22/3/2020).

Nurul Aini
Alumnus Universitas Trunojoyo Madura
nurulaini.shofwani@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved