Breaking News:

Citizen Reporter

Ini Cara Tetap Produktif Kala Siswa Belajar di Rumah

Selama siswa belajar di rumah, para guru di SDN Wonokromo III/392 Surabaya tetap beraktivitas di sekolah. Mereka berolahraga dan belajar materi baru.

citizen reporter/Ana Sofiya
Selama siswa belajar di rumah, guru-guru SDN Wonokromo III/392 Surabaya tetap produktif. 

Lengang saat berada di SDN Wonokromo III/392 Surabaya pada pukul 06.10, Selasa (17/3/2020). Itu hari kedua siswa belajar di rumah.

Keadaan itu tidak biasa karena biasanya riuh rendah terdengar siswa-siswa berlarian bersalaman dengan guru-guru yang berjajar menyambut kehadiran mereka. Sekarang hanya tampak petugas kebersihan yang menyapu halaman dan petugas keamanan yang menyiapkan buku-buku jaga di depan pintu gerbang sekolah. Satu per satu guru mulai hadir untuk finger print.

Agar kebugaran tubuh tetap terjaga, guru SDN Wonokromo III/392 mengadakan senam Lin Tien Kung (senam empet-empet) dengan instruktur Maria Goretti, guru Olahraga. Ada tiga gerakan utama, yakni ada gerakan jinjit-jinjit dan jongkok kocok-kocok. Gerakannya sederhana, tetapi benar-benar mengeluarkan keringat banyak. Itu bisa dijadikan terapi untuk berbagai penyakit. Menurut Tri Astuti senam Lin Tien Kung dilakukan setiap pagi selama siswa belajar di rumah.

Ada instruksi dari dinas, setiap guru dan siswa di Surabaya mendapatkan akun Microsoft 365 yang diberikan melalui profil sekolah masing-masing. Syamsil Huda sebagai tenaga administrasi dibantu Paramita Ceffiriana, instruktur Microsoft Diknas Surabaya, dan Ana Sofiya membuatkan akun dan password semua guru di SDN Wonokromo III/392. Setelah setiap guru mendapatkan akun, semua guru berkumpul di ruang guru untuk mendapatkan materi dari Paramita.

Langkah demi langkah diterangkan oleh instruktur dengan penuh kesabaran dan dengan semangat yang luar biasa semua guru mempelajari materi itu.

Programnya diciptakan satu paket lengkap untuk memberikan kemudahan bagi guru. Tujuannya supaya semua guru dapat memberikan pembelajaran saat semua siswa belajar jarak jauh dari rumah masing-masing.

Pembelajaran bisa berupa bahan ajar dan media pembelajaran melalui aplikasi sway dan pemberian tugas melalui forms. Jadi, guru dapat memantau jawaban siswa dari jauh dan langsung tahu nilai siswa karena tersedia fitur respons.

Beberapa waktu kemudian, datang bantuan wastafel portable untuk cuci tangan dari Pemerintah Kota Surabaya sehingga pemasangannya cepat dan praktis. Tujuannya dengan sering mencuci tangan bisa menghambat penyebaran virus corona dengan pola hidup sehat dan bersih mampu menjaga kesehatan.

Ana Sofiya
Pengajar di SDN Wonokromo III/392 Surabaya
anasofiya1974@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved