Berita Jember

IAIN Jember Bagikan Cairan Antiseptik ke Para Pengurus Masjid

Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Jember membagikan cairan antiseptik pencuci tangan (hand sanitizer) ke 100 masjid yang tersebar di 10 kecamatan

IAIN Jember Bagikan Cairan Antiseptik ke Para Pengurus Masjid
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto ketika melihat proses produksi antiseptik oleh tim IAIN Jember. Antiseptik yang dibuat oleh tim IAIN Jember juga dibagikan ke 100 masjid di Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Jember membagikan cairan antiseptik pencuci tangan (hand sanitizer) ke 100 masjid yang tersebar di 10 kecamatan di Jember.

Masjid-masjid itu antara lain ada di Kecamatan Tanggul, Jenggawah, Ajung, Patrang, Kaliwates, juga Kalisat.

Menurut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswa dan Kerjasama IAIN Jember, Hefni Zein, ada 10 masjid di setiap kecamatan yang mendapatkan jatah antiseptik pencuci tangan tersebut.

“Jadi setiap kecamatan itu kita ambil 10 masjid, dan kami terjunkan tim dari fakultas dan lembaga untuk membagikan hand sanitizer secara gratis,” ujar Hefni, Selasa (24/3/2020).

Selain antiseptik pencuci tangan, IAIN Jember juga membagikan paket berupa kalender, dan selebaran perilaku hidup sehat, juga ajakan untuk tidak banyak beraktivitas di luar rumah sebagai bentuk pencegahan penularan Virus Corona.

“Kami sebagai lembaga pendidikan juga memiliki tanggung jawab, untuk mengajak masyarakat agar selalu berperilaku hidiup sehat, untuk mencegah dan menghindari virus berbahaya seperti virus corona," imbuhnya.

Cairan antisepktik pencuci tangan yang dibagikan ke pengurus masjid merupakan produksi dari tim IAIN Jember. Antiseptik itu diproduksi oleh mahasiswa Tadris Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember.

Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto mengatakan, tim IAIN Jember memproduksi cairan antiseptik itu sebanyak 1.000 botol untuk dibagikan kepada dosen, karyawan, serta masyarakat melalui masjid- masjid tersebut.

Babun menjamin cairan antiseptik yang diproduksi oleh tim dari IAIN Jember sudah sesuai dengan standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

“Karena produksnya diawasi langsung oleh dosen yang sudah memiliki keahlian di bidangnya, jadi tidak perlu kawatir karena sudah dengan standar dari WHO,” tegas Babun.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved