Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Dinkes Tulungagung Khawatirkan Perilaku OPD yang Nakal Tak Mau Isolasi Diri Bisa Jadi Carrier Corona

Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung mengkhawatirkan perilaku ODP yang bandel

Dinkes Tulungagung Khawatirkan Perilaku OPD yang Nakal Tak Mau Isolasi Diri Bisa Jadi Carrier Corona
surya.co.id/m sudarsono
Ilustrasi - Petugas Polisi, TNI dan Satpol PP membubarkan pengunjung kafe dan warung kopi. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Posko Covid-19 Kabupaten Tulungagung mencatat da 658 orang dengan risiko (ODR), hingga Selasa (24/3/2020) siang. Dari jumlah itu, 228 telah selesai dipantau.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 204 orang, 107 di antaranya masih baru. Sedangkan jumlah pasien dalam perawatan (PDP) sebanyak 18 orang.

Namun kini Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung mengkhawatirkan perilaku ODP yang bandel. Plt Kepala Dinas Kesehatan yang juga Juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19, Bambang Triono melalui Kasi P2P Dinkes Tulungagung, Didik Eka.

Menurut Didik, OPD seharusnya mengisolasi diri selama 14 hari, sesuai lamanya masa inkubasi virus corona.

Namun, banyak di antara mereka yang bersosialisasi dan keluar rumah, mengabaikan anjuran isolasi diri.

“Ini yang kami khawatirkan, mereka bisa saja kelihatan sehat tapi menjadi carrier (pembawa) virus corona,” keluh Didik.

Sebelumnya seorang warga dirujuk dan menjadi PDP, setelah sebelumnya bertemu dengan seorang pekerja migran di sebuah acara hajatan.

Lanjutnya, sejauh ini belum ada data secara pasti efek perilaku OPD bandel ini.

Namun perilaku mereka dianggap ancaman serius, jika sudah menjadi carrier.

“Akan terjadi ledakan kasus jika ada satu yang terinfeksi, dan perilaku mereka tidak dikendalikan,” sambung Didik.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved