Virus Corona di Surabaya

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pada 26 Maret 2020, Perjalanan Tiga KA dari Surabaya Resmi Dibatalkan

PT KAI Daop 8 Surabaya menyatakan, per tanggal 26 Maret 2020 mendatang, ada sebanyak tigiga kereta api yang dibatalkan perjalanannya

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pada 26 Maret 2020, Perjalanan Tiga KA dari Surabaya Resmi Dibatalkan
SURYA.co.id/Fikri Firmansyah
Suasana Stasiun Gubeng Surabaya tampak sepi pada hari Selasa (24/3/2020) ini. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Jawa Timur, PT KAI Daop 8 Surabaya menyatakan, per tanggal 26 Maret 2020 mendatang ada sebanyak tiga kereta api (KA) yang dibatalkan perjalanannya.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto.

"Mulai per tanggal 26 hingga 31 Maret 2020 ada sebanyak tiga KA yang perjalanannya resmi dibatalkan, hal ini kami lakukan guna cegah penyebaran virus corona di Jatim," kata Suprapto, Selasa (24/3/2020), di Stasiun Gubeng Surabaya.

Dikatakannya, ketiga perjalanan kereta api yang dibatalkan secara keseluruhan tersebut meliputi:

1. KA Sembrani ( KA 81/ KA 82) relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Gambir/pp.
2. KA Gumarang (KA 133/ KA 134) relasi Stasiun Pasar Turi – Stasiun Pasar Senen/ pp.
3. KA Songoriti (KA 283 / KA 284) relasi Stasiun Surabaya Gubeng – Stasiun Malang/pp.

Ditanyai soal dari kebijakan tersebut, total ada berapa penumpang yang sudah terlanjur beli tiket namun gagal berangkat untuk total periode 26-31 Maret itu, Suprapto mengatakan untuk KA Sembrani ( KA 81) relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi-Gambir tercatat total sebanyak 146 penumpang dan ( KA 82 ) relasi Gambir-Stasiun Surabaya Pasar Turi sebanyak 85.

"Sedangkan KA Gumarang (KA 133) relasi Stasiun Pasar Turi-Stasiun Pasar Senen terdapat sebanyak 182 penumpang dan (KA 134) relasi Stasiun Pasar Senen-Stasiun Pasar Turi sebanyak 151," tambahnya

Adapun untuk KA Songoriti (KA 283) relasi Stasiun Surabaya Gubeng-Stasiun Malang, dikatakannya terdapat sebanyak 31 penumpang yang gagal berangkat meski sudah membeli tiket dan (KA 284) relasi Stasiun Malang-Stasin Gubeng sebanyak 16 penumpang.

Ia juga mengatakan, kesemua penumpang yang gagal berangkat karena terkait kebijakan ini, uang pembelian tiketnya akan dikembalikan 100 persen.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved