Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Sosialisasikan Social Distancing, Petugas Gabungan Kota Mojokerto Datangi Puluhan Warung dan Kafe

Petugas gabungan mendatangi sejumlah tempat berkumpulnya masyarakat untuk memaksimalkan Social Distancing

mohammad romadoni/surya
Petugas gabungan Mojokerto saat mendatangi sejumlah tempat berkumpul masyarakat di kafe dan warung kopi sekaligus sosialisasi Social Distancing untuk mencegah penularan Virus Corona. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Petugas gabungan mendatangi sejumlah tempat berkumpulnya masyarakat untuk memaksimalkan Social Distancing mengantisipasi penularan Virus Corona (Covid-19) di Kota Mojokerto.

Setidaknya, ada 89 warung dan kafe di  Kecamatan Kranggan, Kecamatan Magersari dan Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto yang diimbau agar membatasi jam operasional.

Kasatpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono, menjelaskan petugas gabungan itu meliput personel Satpol PP, anggota Polri/ TNI dan petugas kesehatan. Mereka dibagi beberapa tim di lokasi berbeda yang masing-masing berangkat dari kantor kecamatan, Minggu (22/3/20202) pukul 20.00 WIB.

"Jadi tidak boleh ada kerumunan di cafe, warkop, karaoke atau tempat hiburan untuk memaksimalkan Social Distancing guna mencegah penyebaran Virus Corona," ujarnya di Kantor Satpol PP Kota Mojokerto, Senin (23/3/2020).

Dodik mengatakan sesuai surat edaran Walikota Mojokerto nomor 443.33/2858/471.302/2020, pada poin ketiga Pemkot Mojokerto menutup beberapa area publik pada Kamis 19 Maret 2020 kemarin sampai batas waktu belum ditentukan.

Area publik itu di lokasi CFD, bioskop, alun-alun dan tempat hiburan.

"Sesuai arahan ibu Walikota, kita lihat cafe yang tidak tutup setidaknya bisa membatasi jam operasional ini dimaksudkan mencegah kerumunan warga untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona," jelasnya. 

Menurut dia, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada pemilik warung maupun cafe dan tempat makan agar mendukung program Social Distancing tersebut. 

"Kita sosialisasikan sesuai edaran Wali Kota agar masyarakat menghindari kerumunan untuk menurunkan resiko penularan Virus Corona," tegasnya.

Ditambahkannya, pihaknya berharap masyarakat dapat bekerjasama mendukung program pemerintah Social Distancing agar menghindari keramaian, lebih baik di belajar, bekerja dan beribadah di rumah.

Aktivitas di luar rumah dibatasi gunakan masker dan hand sanitizer dan selalu menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang.

"Kalau ada yang berjualan ya paling tidak juga diatur jarak antar pengunjung sekitar saty meter, kami akan terus memberikan imbauan Social Distancing dan mudah-mudahan Covid-19 bisa cepat teratasi," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved