Pemkot Kediri Siapkan Anggaran Rp 20,3 Miliar Untuk Penanganan dan Antisipasi Corona

Untuk menangani dampak Covid-19, Pemkot Kediri telah menganggarkan dana Rp 20,3 miliar. Di antaranya diambil dari dana bagi hasil cukai tembakau

surya.co.id/didik mashudi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengumumkan pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Balai Kota Kediri, Senin (16/3/2020). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Untuk menangani dampak pandemik Covid-19, Pemkot Kediri telah menganggarkan dana Rp 20,3 miliar. Dana ini diambil dari perubahan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 15,3 miliar.

Ditambah Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik/ Bantuan Operasional Kesehatan yang ada di puskesmas sebesar Rp 5 miliar. Jika masih belum mencukupi, Pemkot Kediri akan menggunakan skema Belanja Tidak Terduga (BTT) dan perubahan Dana Alokasi Umum (DAU).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima menjelaskan, penggunaan anggaran ini sebagian besar dialokasikan untuk pengadaan masker, hand sanitizer, desinfektan, sprayer, dan alat pelindung diri (APD) untuk rumah sakit dan puskesmas.

"Untuk masker, hand sanitizer dan desinfektan nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan," jelas dr Fauzan Adima, Senin (23/3/2020).

Anggaran tersebut juga akan digunakan untuk penyediaan dan perbaikan ruang isolasi untuk RSUD Gambiran, Kota Kediri.

Setelah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada 15 Maret 2020, Pemkot Kediri langsung bergerak untuk mencegah virus corona masuk.

Upaya itu dilakukan dengan penyemprotan disinfektan, pemasangan tempat cuci tangan di berbagai tempat publik, dan menyiapkan ruang isolasi di rumah sakit. Salah satunya menyediakan tempat cuci tangan di trotoar Jl Dhoho.

Memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sehat, dan himbauan di berbagai media, seperti media sosial, group WA, mobil himbauan yang keliling, himbauan di setiap lampu traffic light di Kota Kediri.

Kegiatan yang mengundang kerumunan massal juga telah dihentikan, salah satunya Car Free Day (CFD) di Jalan Dhoho.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved