Pilwali Surabaya 2020

Ketua DPD PDIP Jatim Tanggapi Pernyataan Machfud Arifin : 'Itu Hanya Psywar'

Kusnadi menanggapi pernyataan kubu Bakal Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin yang siap head to head melawan calon dari PDIP.

Ketua DPD PDIP Jatim Tanggapi Pernyataan Machfud Arifin : 'Itu Hanya Psywar'
SURYA.co.id/Bobby Koloway
Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi menanggapi pernyataan kubu Bakal Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin yang siap head to head melawan calon dari PDIP.

Menurut Kusnadi pernyataan tersebut hanyalah psywar dari kubu Machfud Arifin yang khawatir kalah dengan pasangan calon yang akan diusung PDIP nanti.

"Itu kan hanya psywar. Psywar dari mereka yang khawatir kalah," ucap Kusnadi, Senin (23/3/2020).

Kusnadi menjelaskan dalam Pilkada nanti, termasuk Pilkada Surabaya 2020, PDIP tidak bersiap-siap untuk melawan siapapun karena PDIP tidak melihat pasangan calon lain sebagai lawan.

Namun dalam kompetisi tersebut PDIP yakin akan keluar sebagai pemenang. Karena dalam pelaksanaan Pilkada 2020 ini PDIP sudah merencanakan langkah-langkah yang akan diambil secara detail.

"Kita tidak memandang yang lain itu sebagai lawan. Kita berkompetisi dan saya yakin dalam kompetisi itu seperti kemarin-kemarin (Pilkada sebelumnya) PDIP akan menang," ucap Kusnadi yang juga Ketua DPRD Jatim ini.

Seperti diketahui kubu Machfud Arifin menyatakan siap apabila harus Head to Head dengan calon yang diusung oleh PDI Perjuangan selaku partai pemenang pemilu di Surabaya.

"Kami semakin yakin dan mantap. Dengan bergabungnya Golkar sebagai pengusung, menjadikan tim kami lebih semangat dan solid mengantarkan Pak MA ( Machfud Arifin ) menjadi Wali Kota," kata Ketua Tim Pemenangan MA, Miratul Mukminin atau yang akrab disapa Gus Amik.

Apalagi, dengan didukung mayoritas partai (26 kursi dari 50 kursi) di DPRD Surabaya yang dinilai sebagai representasi mayoritas masyarakat Surabaya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved