Breaking News:

Lapor Cak

Jalan Menuju Wisata Air Panas Pacet Ambrol Tidak Kunjung Diperbaiki

Sebuah jalan menuju kawasan wisata Air Panas Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto ambrol terkena abrasi aliran sungai, namun tak kunjung diperbaiki

surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Jalan yang menjadi akses menuju wisata air panas di Pacet Mojokerto ambrol dan tak kunjung diperbaiki. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sebuah jalan menuju kawasan wisata Air Panas Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto ambrol terkena abrasi aliran sungai.

Kondisi jalan ambrol selebar lebih dari dua meter itu sangat memprihatinkan bahkan dibiarkan terbengkalai begitu saja tanpa adanya perbaikan dari instansi pemegang wewenang,  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto.

Padahal, lubang menganga pada jalan tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas di lokasi lantaran berada persis di turunan tajam menuju ke lokasi wisata Air Panas Padusan dan wisata Ubalan Pacet.

Dari pengamatan di lapangan, kedalaman jalan ambrol ini sekitar 3 meter dari dasar sungai.

Sebuah plang besi bertuliskan jalur dialihkan terpasang pada Road Barrier sebagai penanda di lokasi jalan ambles tersebut.

Selain itu, terlihat sudah dipasang safety line garis proyek dan Traffic Cone sebagai tanda pembatas jalan yang bisa dilalui kendaran.

Rudi (34) warga setempat mengatakan jalan ambles ini sudah terjadi sejak lama namun tidak ada perhatian dari pemerintah daerah untuk memperbaikinya.

"Jalannya ambrol terkena aliran sungai saat hujan deras dan tidak tahu kenapa kok sampai sekarang belum diperbaiki," ujarnya di lokasi kejadian, Senin (23/3/2020).

Ia mengatakan rusaknya jalan bisa menghambat arus lalu lintas kendaraan wisatawan yang menuju ke wisata Air Panas Padusan. Kondisi jalan ambrol tidak begitu terlihat kendaran dari arah atas karena barada di belokan yang menurun.

"Bukankah ini sangat membahayakan apalagi saat malam hari karena minim cahaya kalau tidak hati-hati kendaraan bisa menerabas
masuk sungai," ungkapnya.

Muslimin (43) pengguna jalan warga Jabon Mojokerto, mengatakan dia harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan itu karena tidak bisa digunakan untuk simpangan kendaraan roda empat. Ia berharap jalan ambrol ini bisa secepatnya diperbaiki sebelum ada korban dari pengguna jalan akibat kerusakan jalan.

"Saya heran jalan rusak begini kok dibiarkan saja padahal sama-sama bayar pajak lho atau apa menunggu ada korban jiwa baru diperbaiki," celetuknya.

Memang jalan ini sudah lama rusak bahkan sebelumnya banyak yang berlubang dan aspal mengelupas terkena aliran air dari atas saat hujan deras.

"Kemarin jalannya rusak sudah diperbaiki justru sekarang malah ambrol," tandasnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved