Sosok

Eilin Marcelita Weyna: Rasakan Corona di Negeri Orang yang Terapkan Lock Down, Gereja pun Tutup 

Eilin Marcelita Weyna menjadi saksi saat Australia yang juga dilanda virus corona.

foto: dok pribadi
Eilin Marcelita Weyna, mahasiswa University of Melbourne Australia asal Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Eilin Marcelita Weyna menjadi saksi saat Australia yang juga dilanda virus corona.

Mahasiswa University of Melbourne Australia asal Surabaya ini bahkan rela tak lagi kuliah dengan sistem tatap muka. 

"Ini lagi mengikuti perkuliahan dengan sistem online. Kami pakai aplikasi zoom bersama semua mahasiswa. Live bisa dialog dan diskusi bersama mahasiswa lain dan dosen," kata Eilin, Senin (23/3/2020).

Alumnus SMA Cita Hati Surabaya (West) ini sempat waswas. Sebab dirinya belum lama kembali ke Melbourne dari Surabaya pada 28 Februari lalu.

Namun, belakangan Australia juga terkena wabah virus covid-19.

Pengambil dua jurusan di University of Melbourne (Media Communication dan Politic International Study) ini mulai akrab dengan perkuliahan online.

Semua bisa bicara, tanya, dan diskusi melalui aplikasi tersebut.

Dosen mengawali perkuliahan lalu diskusi. Semua bisa dilakukan di rumah masing-masing dengan laptop.

"Kadang juga pengin pulang. Apalagi sudah ada mahasiswa yang pulang ke negara asal. Kondisi ini makin membuat semua berpola hidup sehat. Saya juga selalu minta doa orangtua," kata putri politisi NasDem, Vinsensius Awey ini.

Eilin saat ini juga merasakan susahnya saat negara diserang wabah corona yang mengglobali.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved