Berita Bangkalan

Dinkes Bangkalan Awasi Ketat 16 Orang yang Baru Pulang dari Jakarta dan Kembali dari Ibadah Umrah

Pemantauan ketat dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan terhadap 16 warga setelah kembali dari Jakarta dan dari Tanah Suci

surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Tim Satgas Corona Pemkab Bangkalan melakukan penyemprotan di Bangkalan Plaza, Senin (23/3/2020) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Pemantauan ketat dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan terhadap 16 warga setelah kembali dari Jakarta dan dari Tanah Suci Mekah usai melaksanakan ibadah umrah.

Dinkes Bangkalan menetapkan ke-16 warga tersebut sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus corona.

Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan, Sudiyo mengungkapkan, kedatangan belasan warga Bangkalan dari Tanah Suci Mekah itu merupakan gelombang terakhir dari pelaksanaan ibadah umrah.

"Mereka menderita batuk dan pilek usai kembali umrah, ada satu hingga dua orang kembali dari Jakarta," ungkap Sudiyo kepada Surya, Senin (23/3/2020) malam.

Ia menjelaskan, penanganan terhadap ODP cukup dengan rawat jalan dan pemberian obat-obatan.

"Tidak ada gejala sesak nafas. Namun kami tetap pantau ketat hingga 14 hari ke depan," jelasnya.

Kehadiran 16 ODP tersebut merubah update Peta Sebaran Covid-19. Sebelumnya, Bangkalan zero ODP per 22 Maret 2020.

Jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) juga meningkat menjadi 288 ODR dari 253 ODR sehari sebelumnya.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona berkurang dari dua orang menjadi satu orang.

Jumlah ODR dan ODP berpotensi terus meningkat lantaran gelombang kedatangan TKI dipastikan terjadi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

"Hingga saat ini Bangkalan nol pasien positif corona," pungkas Yoyok. 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved