Berita Surabaya

Di Tengah Ancaman Corona, Masih Ada Warga yang Nekat Menggelar Kegiatan

Di Surabaya masih ada warga yang nekat menggelar kegiatan yang berpotensi mendatangkan banyak orang meskipun ada bayang-bayang ancaman corona

Latestly
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Merebaknya virus corona di sejumlah daerah di Indonesia membuat gelaran kegiatan tertunda. Pemerintah juga mengimbau kepada masyarakat agar menunda dan mengindari acara yang perpotensi memicu kerumunan.

Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Gerakan di rumah saja pun terus digalakkan.

Kendati demikian, ada beberapa warga yang masih nekat menggelar acara. Contohnya, warga RW 5, Pogot, Kenjeran, Kota Surabaya.

Mereka rencananya tetap menggelar kegiatan Isra Miraj, Rabu 25 Maret 2019. Padahal Kota Surabaya kini berstatus zona merah penyebaran virus corona, dari data yang dihimpun sementara pasien positif corona berjumlah 29 orang, 182 orang ODP (Orang Dalam Pemantauan), dan 10 PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Ketua RW 5 Pogot, Kenjeran, Kota Surabaya, Zainul Arifin mengatakan memang sebelumnya dalam musyawarah pelaksanaan kegiatan Isra Miraj terjadi pro kontra antar warga. Beberapa warga setuju dan sebagian warga lain meminta kegiatan tersebut tidak dilaksanakan atau ditunda. Walhasil, rapat pun terus digelar untuk menentukan keputusan jadi tidaknya kegiatan Isra Miraj.

"Kemarin kami berkoordinasi dengan karang taruna untuk melakukan voting ke warga dari RT 1 sampai RT 15. Dan hasilnya, warga lebih banyak yang setuju. Presentasenya yang setuju 80% dan yang tidak setuju 20%. Artinya, kegiatan Isra Miraj tetap dilangsungkan. Tapi nanti malam kami akan rapat khusus lagi," katanya pada Surya, Senin (23/3).

"Warga yang tidak sepakat kegiatan Isra Miraj digelar juga kami undang pada saat rapat. Akan tetapi, mereka tidak datang. Padahal penentuan pelaksanaan seluruh Kegiatan di RW 5 itu didasari musyarawah dengan seluruh warga, Ketua RT, PKK, dan Karang Taruna. Bukan pribadi," tambahnya.

Zainul menjelaskan, pihaknya tidak mengurus izin keramaian ke pihak kepolisian terkait diadakannya kegiatan Israj Miraj. Namun, ia telah mengirimkan surat pemberitahuan resmi kegiatan ke Polsek Kenjeran, Kelurahan Tanah Kali Kedinding dan Kecamatan Kenjeran.

Persiapan kegiatan Israj Miraj juga telah matang. Kupon jalan sehat pun telah disebar. Diketahui rangkaian acara tersebut, dimulai dengan jalan sehat pukul 05.30 WIB, dan malamnya dilanjut dengan pengajian umum pukul 19.00.

"Sampai detik ini belum ada koordinasi atau imbauan langsung dari Kelurahan, Kecamatan, dan Polsek Kenjeran untuk menunda acara. Yang ada hanya imbauan melalui WhatsApp. Oleh sebab itu, Insyaallah akan tetap kami laksanakan," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved