Berita Pendidikan Surabaya

SMA di Surabaya Mengaku Pasrah terkait  Penundaan UNBK SMA/MA 2020 terkait Cegah Penyebaran Covid-19

Dinas Pendidikan Jatim memutuskan menunda pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA/MA di Jawa Timur.

surya.co.id/febrianto ramadani
Foto ilustrasi: Para siswa saat menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). UNBK SMA/MA di Jatim diundur menjadi mulai 6 April 2020. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Pendidikan Jatim memutuskan menunda pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA/MA di Jawa Timur setelah mencermati  perkembangan kasus virus corona atau Covid-19.

Ujian yang harusnya digelar pada tanggal 30-31 Maret dan 1-2 April 2020 tersebut ditunda menjadi tanggal 6-9 April mendatang.

Sejumlah sekolah ikut buka suara menyikapi kebijakan tersebut. 

Humas SMA Giki 2 Surabaya Lina Catur mengaku pasrah terhadap keputusan tersebut.

"Kami mengikuti aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah. Karena itu yang terbaik untuk kita semua," ujarnya, Minggu (22/3/2020).

Terkait antisipasi penyebaran covid-19, saat ini, lanjut Lina, SMA Giki 2 telah melakukan sejumlah upaya. Tujuannya adalah meminimalisir resiko penularan dari virus Covid 19.

"Sesuai instruksi yang ada pada surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Anak anak kami himbau untuk belajar di rumah," imbuhnya.

Selain itu, pihak sekolah juga menempatkan handsanitizer di depan kelas, meletakkan sabun cuci tangan di setiap wastafel dan kamar mandi.

"Ada penyemprotan disinfektan serta meminimalkan kontak fisik seperti berjabat tangan," urainya.

SMA Giki 2 juga melakukan pemantauan siswa dan wali murid melalui grup whatsapp.

Sedangkan bagi guru pengajar, juga disediakan grup wa untuk saling koordinasi tentang model penugasan bagi siswa.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved