Berita Surabaya

Pelaksanaan UNBK SMA di Jawa Timur Ditunda, Belajar di rumah Diperpanjang Hingga 5 April 2020

Dinas Pendidikan Jawa Timur memutuskan untuk menunda pelaksanaan UNBK SMA sehubungan dengan virus corona. Selain itu, belajar di rumah diperpanjang

SURYA.co.id/Sulvi Sofiana
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi. 

SURYA.co.id|SURABAYA -Dinas Pendidikan Jatim memutuskan menunda pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA/MA di Jawa Timur setelah melihat perkembangan kasus virus corona atau Covid-19.

Ujian yang seharusnya digelar pada 30-31 Maret dan 1-2 April 2020 tersebut ditunda menjadi tanggal 6-9 April mendatang.

Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi menuturkan penundaan ini berkaitan pemantauan dan tindak lanjut antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di satuan pendidikan.

Namun, jadwal pelaksanaan UNBK yang direncanakan pada April mendatang tetap akan memperhatikan perkembangan perkembangan Covid-19 di Jatim.

"Untuk jadwal belajar di rumah bagi siswa SMA/SMK dan PK-PLK yang awalnya hanya hingga 29 Maret 2020 juga diperpanjang hingga 5 April mendatang,"urainya minggu (22/3/2020).

Selain itu, perpanjangan belajar di rumah juga disertai dengan instruksi agar kepala sekolah, pengawas sekolah, guru dan tenaga kependidikan juga melaksanakan tugas dari rumah masing-masing. Terhitung mulai tanggal 23-29 Maret.

"Mereka akan mulai melaksanakan tugas kantor pada 30 Maret. Pelaksanaan tugas dari rumah ini juga akan diterapkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan efisien," lanjut Wahid.

Mantan Kepala Dishub Jatim ini juga menambahkan, selama masa belajar di rumah, baik kepala sekolah ataupun guru melakukan komunikasi secara intensif dengan orang tua/wali peserta.

Hal itu untuk mendukung moral, material, dan spiritual yang sepenuhnya dalam diri anak-anaknya demi kelancaran proses pembelajaran di rumah.

"Tugas-tugas yang diberikan pada peserta didik dalam masa belajar di rumah diprogramkan sesuai kurikulum yang berlaku. Dengan tetap mempertimbangkan waktu dan tingkat kesulitan siswa baik dalam aspek teknis maupun substansi pembelajaran, "urainya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved