Berita Surabaya

Kronologi Kakek 80 Tahun Tertabrak KA di Tandes Surabaya, Begini Penjelasan Polisi

Kronologi tewasnya Rai B. Basuni (80) warga Tandes yang tersambar kereta api (KA) saat menyeberang di rel Kandangan Surabaya

BPB Linmas Surabaya
Petugas Linmas, PMI, Satpol PP Pemkot Surabaya, dan Polsek Tandes, saat mengevakuasi jenazah korban. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kronologi tewasnya Rai B. Basuni (80) warga Tandes yang tersambar kereta api (KA) saat menyeberang di rel KA di sisi timur Stasiun Kandangan Jalan Banjarsugihan, Tandes, Surabaya, Minggu (22/3/2020) pagi. Kanitreskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto, mengatakan ada saksi mata melihat korban berjalan melintas di rel KA.

Namun tak disangka, dari arah timur terdapat sebuah rangkaian KA Maharani Jurusan Surabaya- Semarang, yang tengah melaju menuju barat.

"Korban pendengaran agak berkurang sehingga ketika KA lewat korban tidak mendengar," katanya, Minggu (22/3/2020).

KA yang makin mendekat tak pelak langsung menyambar tubuh korban hingga terjerembab dan tewas seketika.

"Patas kedua kakinya, kepala belakang luka," tuturnya.

Kemudian, para saksi lantas menghubungi petugas Polsek Tandes dan Command Centre 112.

"Saksi yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi polsek setempat untuk di teruskan ke jajaran terkait," pungkasnya.

Sementara itu, keponakan korban Zainul M (40) membenarkan, jikalau korban mengalami kondisi penurunan kualitas pendengaran, sehingga tak menyadari kedatangan KA.

"Istilahnya sudah sepuh," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di lorong kamar mayat RSU Dr Soetomo.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved