Single Focus

Cerita Para Orangtua Saat Menemani Anak-anak Libur Sekolah Karena Corona

"Biasanya saat anak-anak sekolah, saya bisa mengerjakan baju atau belanja bahan baju. Sekarang standby buat bantuin anak-anak belajar," ungkapnya

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Lilyana Pang mendampingi anaknya Zoe Levana Angga siswa kelas 9 IPH East School mengerjakan tugas sekolah dari kamar pribadinya, Kamis (19/3). Kebijakan belajar dari rumah yang digalakkan seluruh sekolah di Indonesia menyusul merebaknya virus Corona menjadi pekerjaan baru bagi orang tua. Jika biasanya orang tua bisa melakukan kesibukan lain saat anak pergi ke sekolah. Kini mereka harus meluangkan lebih banyak waktu untuk anak mereka 

SURYA.co.id | SURABAYA - Demi menekan laju penyebaran corona virus disease (Covid-19), kegiatan proses belajar mengajar di sekolah mulai dari jenjang TK sampai sekolah menengah atas atau kejururan (SMA/SMK) diliburkan.

Untuk sementara waktu, mereka diminta belajar di rumah dengan metode belajar secara daring (online).

Selama itu pula, orang tua diminta mengawasi serta menjalankan tugas sebagai guru. Alhasil, mereka kini memiliki peran ganda dan harus pintar-pintar membagi peran itu.

Lilyana Pang, ibu dari dua anak yang masih di SMP dan SD, selama sepekan ini menjalani peran itu. Biasanya ia memiliki kesibukan lain saat anak pergi ke sekolah, kini harus meluangkan lebih banyak waktu untuk anak.

"Biasanya saat anak-anak sekolah, saya bisa mengerjakan baju atau belanja bahan baju. Sekarang standby buat bantuin anak-anak belajar," ungkap wanita yang memroduksi baju pesta ini, akhir pekan lalu.

Tak hanya waktu, ia mengaku, kedua anaknya semakin manja. Konsumsi snack jauh lebih banyak dibandingkan saat sekolah.

"Yang SD harus pakai ponsel orang tua, kalau yang SMP standby ponsel dan komputernya," urainya.

Di sisi lain, ia mengaku mendapat keluhan dari wali murid lain yang tidak memiliki fasilitas untuk diadakan kelas online. Bahkan, sampai meminjam gadget wali murid lainnya.

"Kalau orang tuanya gaptek (gagap teknologi) seperti saya gini jadi belajar juga bagaimana download soalnya anak-anak, biar bisa dikerjakan," lanjutnya.

Meski demikian, Lilyana tak keberatan anaknya di rumah seharian. Pasalnya sekolah meniadakan pembelajaran di kelas hingga akhir bulan, selain itu bimbingan belajar juga meliburkan kegiatannya.

Halaman
123
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved