Berita Surabaya

Kecelakaan di Ruas Tol Jatim Meningkat 3 Tahun Terakhir, Penyebabnya Didominasi Mengantuk

Ternyata penyebab kecelakaan di jalan tol didominasi faktor manusia, yakni pengemudi yang mengantuk.

Foto PJR Polda Jatim
Kecelakaan di ruas tol Solo-Kertoso, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu (23/2/2020) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tiga tahun terakhir, kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di ruas jalan tol Jatim meningkat.

Berdasarkan data yang dihimpun Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim kurun waktu 2017-2019, tercatat kenaikan jumlah laka lantas yang signifikan.

Ini diikuti dengan jumlah korban meninggal dunia, luka berat ataupun luka ringan.

Dari 2017 ke 2018 terpantau kenaikan jumlah kasus sekira delapan persen, dengan rincian 65 kasus di tahun 2017, meningkat menjadi 70 kasus di tahun 2018.

Jumlah kasus laka lantas di ruas tol meningkat menjadi 194 kasus, di tahun 2019.

Persentase kenaikan jumlah kasusnya nyaris dua kali lipat dari angka sebelumnya, yakni 177 persen.

Kemudian, catatan mengenai jumlah korban laka lantas jalan tol di Jatim.

Di tahun 2017, tercatat 81 orang menjadi korban.

Di antaranya, 31 korban tewas, tiga korban luka berat, dan 47 korban luka ringan.

Kemudian, di tahun 2018 angkanya meningkat menjadi 168 korban.
Di antaranya, 23 korban tewas, 13 korban luka berat dan 132 korban luka ringan.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved