Sosok

Potret Rarasmaya Indraswari, Wisuda Bareng Ibu

Momen langka dirasakan Rarasmaya Indraswari, gadis 23 tahun yang baru menuntaskan studi doktoral.

sulvi soviana/surya
Potret Rarasmaya Indraswari 

SURYA.co.Id | SURABAYA - Momen langka dirasakan Rarasmaya Indraswari, gadis 23 tahun yang baru menuntaskan studi doktoral.

Bukan karena di usia muda ia sudah mendapat gelar doktor dari program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), tetapi karena ia mendapat gelar doktor bersama ibunya.

Raras, sapaan akrabnya mengungkapkan selama menyelesaikan disertasinya, ia dan ibunya kerap saling mengingatkan untuk membaca jurnal atau berbagi metode-metode yang menunjang penelitian.

"Jadi pas saya selesai duluan sidangnya saya semangatin ibu supaya bisa selesai dan wisuda bersama, " ungkap gadis yang mendapat predikat doktor termuda ini.

Mahasiswa ini menutup studi doktornya selama 4,5 tahun dengan disertasi berjudul Sistem Deteksi Osteoporosis Berdasarkan Fitur Cortical Bone Rahang Bawah pada Cone-Beam Computed Tomography (CBCT) ini mengungkapkan kerap saling membantu dalam mengunggah jurnal disertasi.

Pasalnya keduanya memiliki topik penelitian yang berkesinambungan, yakni terkait dengan dunia medis.

"Penelitian saya terkait deteksi osteoporosis lewat citra tulang rahang bawah dapat dikaitkan dengan penelitian ibu terkait deteksi patah tulang dengan ultrasound," ujar sulung dua bersaudara.

Raras mengaku kesinambungan topik penelitian tersebut bukan sesuatu yang disengaja.

Raras sendiri menjelaskan bahwa topik disertasinya adalah lanjutan dari penelitian tugas akhir (TA) program sarjananya.

Keduanya juga tidak menyangka jika dapat melakukan wisuda bersamaan.

"Kami baru tahu saat sidang terbuka kemarin kalau wisudanya akan bersamaan, jadi saya sangat bersyukur, "ujar gadis berhijab ini

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved