PRESS RELEASE

Gandeng Pembatik, BCA Beri Pembinaan Dasar UMKM Batik Lamongan

"Kami menggandeng pembatik Mustar Sidiq, memberi pelatihan dan pembinaan dasar kepada sekitar 15 UMKM batik di Lamongan," jelas Didi Edisurya

ist
Didi Edisurya Kepala KCU BCA Gresik saat berkegiatan dengan UMKM Batik di Lamongan. 

SURABAYA, SURYA - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA) melalui program Bakti BCA, secara konsisten turut mendorong pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Indonesia. Seperti yang dilakukan pada UMKM Batik di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, BCA mengadakan Pembinaan Dasar UMKM Batik.

"Kami menggandeng pembatik Mustar Sidiq, memberi pelatihan dan pembinaan dasar kepada sekitar 15 UMKM batik di Lamongan," jelas Didi Edisurya Kepala KCU BCA Gresik, Kamis (19/3/2020).

Kegiatan ini mentargetkan peningkatan SDM yang kompeten dan independen dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang dimiliki.
Didi mengungkapkan, batik merupakan salah satu warisan Indonesia yang sudah diakui UNESCO, termasuk batik Lamongan yang memiliki motif khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Hal itu dicermati BCA, dimana seharusnya UMKM Batik dari Lamongan dapat dioptimalkan melalui pembinaan pada pelaku usahanya sebagai agen terdepan dalam mempromosikan batik sebagai salah satu pendorong perekonomian masyarakat lokal melalui UMKM.

“Selama beberapa tahun ini, UMKM telah menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia. Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran UMKM secara berkelanjutan dengan kondisi bisnis yang sehat, termasuk berbagai UMKM Lamongan yang dikenal akan produksi batiknya hingga memiliki kampung batik sendiri," ungkap Didi.

Di sisi lain, perkembangan teknologi yang semakin masif menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku UMKM saat ini. Sehingga perlu adanya inovasi yang adaptif dan kreatif dalam lini usahanya.

"Sehingga pembinaan ini dapat menjadi modal penting agar para pelaku UMKM siap menghadapi revolusi industri 4.0,” tambah Didi.
Rangkaian pembinaan UKM Batik di Lamongan ini mencakup berbagai kegiatan, antara lain pelatihan untuk memberikan konsultasi dan pelatihan mengenai pengelolaan keuangan sederhana. Serta memahami cara dalam pengembangan pasar, quality control, pembuatan website, hingga memfasilitasi pengenalan produk/jasa perbankan.

Di sisi lain, para peserta pembinaan juga memperoleh penjelasan mengenai produk-produk perbankan yang mendukung kelancaran usaha pada pelaku UMKM.

"Diantaranya produk-produk e-channel seperti mesin EDC, produk tabungan, fitur-fitur digital banking dan lain-lain," jelas Didi.

Sebagai salah satu perusahaan yang lahir dan besar di Indonesia, BCA melakukan berbagai cara untuk mendukung mempertahankan eksistensi batik melalui dukungan terhadap Film berjudul MUDANI BATIK. Mengupas tuntas teknik-teknik pembuatan batik tulis hingga resep-resep lengkap dengan contoh hasil warna sebagai petunjuk bagi para pelaku usaha batik khususnya untuk pemula, sehingga dapat berkonstribusi membantu masyarakat luas mengenal lebih dalam teknik pembuatan batik tulis.

“BCA berharap melalui pembinaan ini, para pengurus UKM Batik di Lamongan mendapatkan nilai tambah dari wawasan yang telah diterima untuk mengembangkan usahanya dengan layanan dan produk yang berkualitas,” tandas Didi.

Pelatihan yang sudah berlangsung pada Senin (16/3/2020) tersebut, dihadiri Bupati Lamongan, Fadeli, Kartika Hidayati Wakil Bupati, Yuhronur Efendi Sekretaris Daerah, Faiz Junaidi Kepala Bappeda, Agus Suyanto Kepala Dinas Koperasi dan UM, Zamroni Kepala Dinas Perindag, Hamdani Azahari Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Kamil Kepala Dinas Sosial Pemkab Lamongan.(rie/Sri Handi Lestari).

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved