Berita Nganjuk

Diduga bakal Transaksi Sabu di Warung Kopi, Pengedar Narkotika Asal Kediri Diringkus Polisi Nganjuk

Kedapatan membawa dan memiliki narkotika jenis sabu-sabu, Agus Wijaya (43) warga Kelurahan Bujel, Mojoroto Kota Kediri diamankan Polres Nganjuk.

surya.co.id/ahmad amru muiz
Sejumlah barang bukti yang diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk dari tangan pengedar sabu asal Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Kedapatan membawa dan memiliki narkotika jenis sabu-sabu, Agus Wijaya (43) warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri diamankan tim opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti dua plastik klip berisi 0,69 gram sabu, seperangkat alat hisap sabu, handphone, tas kulit, dan kartu ATM.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP M Sudarman mendampingi Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto menjelaskan, penangkapan terduga  pengedar narkotika jenis sabu itu berawal dari informasi masyarakat.

Bahwa di wilayah Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk seringkali digunakan untuk transaksi narkotika jenis sabu.

Informasi tersebut dilakukan tindak lanjut dengan penyelidikan tim opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk.

"Hasilnya dapat diketahui transaksi narkotika jenis sabu tersebut dilakukan di sebuah warung yang ada di Kelurahan Warujayeng," kata Sudarman, Jumat (20/3/2020).

Tim Opsnal Satresnarkoba, menurut Sudarman, menjumpai tersangka pengedar narkotika sedang berada di warung kopi diduga sedang menunggu calon pembeli sabu.

Saat itu juga, tersangka dilakukan penggeledahan tim Opsnal dan ditemukan satu plastik klip berisi sabu sebesar 0,37 gram. Dimana sabu tersebut dibungkus tisu dan dimasukkan dalam bekas kemasan permen.

Tersangka, ungkap Sudarman, tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar narkotika jenis sabu dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Nganjuk.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sabu-sabu tersebut didapat dari sejumlah orang yang kini menjadi DPO tim Opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Sedangkan dalam penggeledahan di rumah tersangka, Tim opsnal menemukan barang bukti sejumlah peralatan hisap sabu dan satu plastik klip sabu sebesar 0,32 gram.

Dengan tertangkapkan tersangka pengedar narkotika jenis sabu asal Kota Kediri tersebut, tambah Sudarman, memperkuat dugaan wilayah Nganjuk sering menjadi target sasaran para pengedar narkotika dari luar daerah untuk mengedarkan sabu-sabu.

Untuk itu, pihaknya mengharap masyarakat apabila menjumpai atau mengetahui adanya kegiatan mencurigakan dari para pengedar narkotika ataupun obat keras berbahaya segera menginformasikan kepada petugas kepolisian terdekat.

"Dan untuk tersangka pengedar sabu dipastikan akan dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara," tutur Sudarman. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved