Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Antisipasi Penyebaran Corona, Pemkab Bojonegoro Perpanjang Libur Sekolah Hingga 29 Maret

Pemkab setempat menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) non alam dalam rangka pencegahan penyebaran virus mematikan tersebut.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
Humas Pemkab Bojonegoro
Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah saat memimpin rapat kordinasi penanganan virus Corona 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memperpanjang masa liburan sekolah menyikapi penyebaran virus corona atau covid 19.

Pemkab setempat menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) non alam dalam rangka pencegahan penyebaran virus mematikan tersebut.

Dalam surat instruksi Bupati Bojonegoro nomor 2 tahun 2020 tertanggal 15 maret 2020 menyebutkan, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro agar menginstruksikan Kepala Sekolah SMP, SD, TK, Paud, negeri maupun swasta, agar peserta didik belajar di rumah masing-masing sejak 16-21 maret.

Namun dengan melihat perkembangan penyebaran corona yang begitu masif, Pemkab memperpanjang masa liburan.

"Awal libur selama 6 hari, terhitung 16-21 Maret 2020. Lalu kini diperpanjang hingga 29 Maret," kata Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Masirin, Jumat (20/3/2020).

Dijelaskannya, dengan kondisi saat ini maka diharapkan agar peserta didik mengefektifkan waktu libur untuk belajar di rumah.

Sedangkan untuk libur SMA/SMK merupakan kewenangan provinsi yang berdasarkan surat gubernur juga dimulai 16 hingga 29 maret mendatang.

"Kita memang menambah waktu libur sekolah dengan mempertimbangkan kondisi penyebaran virus corona saat ini, termasuk Perguruan tinggi juga," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved