Penipuan Penggandaan Uang di Pasuruan

Pelaku Penipuan Penggandaan Uang di Pasuruan Berbelit-belit, Polisi : Kami Memiliki Bukti

Tersangka diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang korban dengan dalih digandakan dan sakit guna-guna korban ini sembuh.

surya.co.id/galih lintartika
Pelaku penipuan penggandaan uang Eka Surya Darma (EDS) warga Dusun Sukorejo, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, saat rilis gelar perkara, Kamis (19/3/2020). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan memastikan semua barang bukti (BB) perhiasan emas maupun emas batangan yang disita dari Eka Surya Darma (EDS) warga Dusun Sukorejo, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dalam kasus penipuan penggandaan uang itu palsu.

Wakapolres Pasuruan Kompol Hendy Kurniawan memastikan, tim sudah melakukan pemeriksaan dan pengecekan dan hasilnya nihil.

Ia menjelaskan, semua barang bukti itu imitasi.

Dalam kasus ini, ia memastikan tersangka diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang korban dengan dalih digandakan dan sakit guna-guna korban ini sembuh.

“Mengaku atau tidak mengaku itu urusannya dia. Kami menemukan sejumlah fakta lainnya. Dia mau mengaku atau tidak itu haknya, kami juga memiliki bukti,” tambah dia.

Ia mengaku pihaknya memang sedikit kesulitan memeriksa tersangka ini.

Sebab, saat ditanya, jawabannya mudah berubah dan tidak konsisten.

Namun, ini akan dikembangkan lebih lanjut untuk memeriksaan dugaan korban lainnya.

“Termasuk akan kami dalami, uang dari korban ini digunakan untuk apa. Larinya ke mana, dan bagaimana. Nanti akan kami sampaikan ketika kami menemukan fakta baru,” jelas dia.

Dalam kasus penipuan dan penggelapan ini, Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang disita dari sejumlah korban dan tersangka EDS.

Dari saksi, Korps Bhayangkara berhasil menyita 45 buah gelang rantai palsu, 11 buah gelang aluminium, 55 buah gelang rantai palsu, 1 buah emas rantai seberat 1kg palsu, 11 buah emas batang ukuran kecil palsu, 5 buah model berlian palsu.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan 30 buah kalung emas palsu, 67 buah cicin emas palsu, 16 buah giwang palsu, 2 buah lempengan koin, 1 buah kalung koleteral, 2 buah keris, 1 buah pisau, 1 buah tongkat dan potongan kertas, 5 buah kardus.

Selain itu, 2 lembar kain warna hijau, 4 lembar kain warna kuning, 4 lembar kain warna merah, 3 buah piring, 1 buah lukisan bunda ratu, 8 botol minyak wangi, 24 lembar kertas berwarna keemasan, 1 buah kotak berisi dupa, 1 buah handphone warna ungu.

Dari tersangka, polisi juga berhasil mengamankan, 1 buah handpone warna hitam merk oppo, 1 buah tas warna coklat, 1 buah timbangan elektrik, dan 1 buah kalung palsu.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved