Citizen Reporter

Menghadapi Ujian Nasional, SMP Kawung 1 Surabaya Berdoa Bersama

Setelah bimbel dan penambahan materi dilakukan, tidak ada cara selain berdoa. Itu yang dilakukan orang tua dan siswa SMP Kawung 1 Surabaya.

citizen reporter/ Dwi Alfian Bahri
Menjelang Ujian Nasional, orang tua dan siswa berdoa bersama di SMP Kawung 1 Surabaya. 

Berdoa merupakan tindakan berserah diri kepada Tuhan. Bila usaha sudah dioptimalkan, berdoa menjadi penyempurna yang pas. Itu yang coba dilakukan SMP Kawung 1 Surabaya untuk menghadapi Ujian Nasional, Kamis (12/3/2020).

Agenda tahunan itu juga menjadi ajang silaturahmi. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada gelaran ke-15 ini juga melibatkan kehadiran para wali murid. Khusus SMP Kawung 1, setiap Kamis sejak pertengahan semester ganjil sudah sering istighosah. Istighosah bersama ini merupakan puncaknya.

Tidak semua para wali murid hadir. Berdasarkan presensi, kurang lebih sekitar 500 orang yang hadir pagi itu. Mochamad Asif, Kepala SMP Kawung 1 mengatakan, kegiatan semacam itu untuk meminta pertolongan dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Saat kita menyerahkan semuanya pada-Nya, gelora optimisme bakal terasa,” katanya.

Jadwal UN sendiri untuk SMK 16-19 Maret, SMA 30-2 April, dan SMP 20-23 April. Tidak ada persiapan khusus menyongsong itu. Sama seperti sekolah-sekolah pada umumnya, kegiatan bimbel dan penambahan materi dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar.

“Seharusnya dalam empat hari ujian itu, para orang tua ikut berperan dalam memantau, mendampingi, atau setidaknya mengantarkan anaknya ke sekolah untuk ujian,” kata Asif saat ditemui di ruang kepala sekolah.

Selain hal itu, keterlibatan para wali murid dalam istigosah bersama ini juga diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang pendampingan orang tua sangatlah penting dalam pendidikan. Terlebih lagi, para murid juga lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah ketimbang di sekolah.

Pada sesi ceramah, Asif menekankan betapa pentingnya hubungan antara orang tua, sekolah, lingkungan, dan peserta didik. Menurutnya, keluarga adalah markas kehidupan itu sendiri.

Dwi Alfian Bahri
Guru Bahasa Indonesia di SMP Kawung 1 Surabaya
IG: suaraalfian47

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved