Citizen Reporter

Ini Kos Incaran Mahasiswa Minim Budget di Malang

Mencari kos murah dan dekat dengan kampus tidak selalu mudah. Ini rerata harga kos di sekitar kampus di Kota Malang.

Ini Kos Incaran Mahasiswa Minim Budget di Malang
citizen reporter/Hanifa Ramadhani
Tempat kos murah dan strategis untuk mahasiswa di Kota Malang.

Zaman sekarang, mahasiswa rantau mana sih yang tidak membutuhkan kos murah atau tempat tinggal sewaan? Apalagi dengan iming-iming menarik seperti tempat strategis dengan budget yang minim, pasti banyak yang mau.

Kota Malang, merupakan Kota Pelajar dengan ribuan pelajar dari berbagai kota dan provinsi lain datang untuk menimba ilmu. Kota Malang memiliki banyak perguruan tinggi. Tentu kebutuhan akan tempat tinggal terutama kos murah menjadi keharusan.

Menurut Guvita, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), dalam pemilihan kos yang pertama diperhatikan adalah lingkungannya. Lingkungan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kenyamanan mahasiswa dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Di sekitar Universitas Brawijaya, wilayah strategis untuk kos mahasiswa minim budget dan minim biaya transportasi adalah kos di daerah Kerto, Sumbersari, Sigura-gura, maupun daerah Watu. Itu daerah yang paling banyak diincar mahasiswa. Selain karena lingkungannya yang dirasa strategis, banyaknya penunjang kehidupan anak kos dari toko serba ada hingga fotokopi murah meriah tentu menjadi bonus yang komplet.

Ada banyak opsi dalam pemilihan kos, mulai dari bentuk kos dengan satu pintu, kos dengan bentuk rumah tinggal, atau bisa juga dalam bentuk kontrakan. Tantowi, seorang mahasiswa UB yang memilih untuk menyewa rumah kontrakan di sekitar daerah Suhat mengatakan, sebenarnya menyewa kontrakan dengan teman-teman bisa jadi lebih murah dibandingkan dengan menyewa satu kamar untu dihuni sendiri.

Jihan Elda, mahasiswa UB menambahkan, bagi mahasiswa yang memiliki alat transportasi memilih kos di daerah Suhat dan Panjaitan juga menjadi pilihan yang baik. Dapat disimpulkan strategis tidaknya suatu tempat menjadi relatif, bergantung pada fasilitas dan budget yang dimiliki.

Bagi anak kos minim budget, harga yang ramah kantong dengan fasilitas lengkap tentu menjadi incaran. Oleh karena itu, biasanya kos-kos yang memiliki daerah strategis sudah full booked saat tahun ajaran baru dimulai. Tahun ajaran baru merupakan ladang bagi pemilik kos untuk berlomba-lomba menawarkan berbagai fasilitas untuk menarik minat mahasiswa baru.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Jalan Kertosentono, Selasa (10/3/2020), didapatkan kisaran harga kos bagi mahasiswa memang bervariasi dan bergantung dengan budget masing-masing. Umumnya kos di daerah-daerah strategis menawarkan sewa dalam bentuk tahunan dan bisa dicicil sebanyak tiga kali.

Kelas standar berkisar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta, kelas menengah sekitar Rp 9 juta sampai Rp 11 juta, dan kelas atas yang menawarkan harga mulai Rp 15 juta. Herlin, salah satu pemilik kos di Jalan Kertosentono mengatakan kisaran harga standar-menengah untuk satu kamar kos adalah Rp 7 juta sampai Rp 9 juta per tahun.

“Harga itu sudah dengan fasilitas lengkap dan wilayah yang strategis. Fasilitas yang didapatkan umumnya berupa lemari, kasur, meja belajar, wifi, kamar mandi, beserta dapur umum,” kata ibu kos itu.

Kos merupakan tempat pulang bagi mahasiswa, tempat melepas penat dari jenuhnya aktivitas kampus. Oleh karena itu, disarankan sebelum memilih kos untuk melakukan survei terlebih dulu. Survei yang dilakukan tidak melulu dengan survei secara langsung. Zaman sekarang, teknologi dapat digunakan untuk mengakses situs-situs serta aplikasi yang menawarkan jasa atau layanan penyewaan kos atau kontrakan. Dengan melakukan survei, mahasiswa bisa mengetahui rata-rata kisaran kos yang ramah dengan kantong.

Mencari lingkungan yang kondusif dan strategis sesuai kebutuhan tentu akan menjadi amunisi tambahan bagi mahasiswa. Diharapkan dengan memiliki lingkungan dan tempat tinggal yang baik, mahasiswa jadi lebih bersemangat dalam menimba ilmu, menggapai asa, meniti tangga demi tangga untuk meraih cita dan membuat bangga orang tua.

Hanifa Ramadhani
Mahasiswa Universitas Brawijaya
ramadhanihanifa2020@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved