Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Baru Dilaunching Dua Hari, Deteksi Dini Covid-19 Online RSU UMM Malang Sudah Diakses 84.000 User

Selain memiliki Call Center Covid-19, RSU UMM juga menyediakan deteksi dini Covid-19 online melalui laman hospital.umm.ac.id/covid/.

Baru Dilaunching Dua Hari, Deteksi Dini Covid-19 Online RSU UMM Malang Sudah Diakses 84.000 User
Humas UMM
Petugas call center tanggap Covid-19 RSU UMM, Kamis (19/3/2020). 

SURYA.co.id | MALANG - Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah (RSU UMM) Malang memiliki Call Center Covid-19 untuk masyarakat yang ingin mengetahui terkait perkembangan Covid-19.

Selain itu, juga menyediakan deteksi dini Covid-19 online melalui laman hospital.umm.ac.id/covid/. Deteksi dini online ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Pengguna tinggal menjawab beberapa pertanyaan dan hasil jawaban akan dianalisis secara online. Dari jawaban itu bisa diketahui termasuk kategori apa. Yaitu sehat/bebas Covid-19, ODP (Orang Dalam Pemantauan) atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Sejak diluncurkan pada 18 Maret 2020, sudah banyak yang memanfaatkan. Hingga, Kamis (19/3/2020) sore ini, sudah diakses 86.614 orang.

"Selain untuk mengetahui kondisi dirinya,” jelas dr Thontowi Djauhari MKes, Koordinator Tim Tanggap Covid-19 RSU UMM, Kamis (19/3/2020). Call Center Covid-19 RSU UMM memiliki 2 saluran informasi, yaitu Call Center dan Pengiriman Pesan. Bisa lewat WA atau telepon seluler biasa. Ada tiga akses yaitu di 0821 3253 1661/1663/1664.

Layanan Call Center Covid-19 RSU UMM beroperasi pada Senin sampai Minggu mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

"Masyarakat dapat bertanya seperti gejala maupun faktor risiko. Semoga kekhawatiran Anda bisa terjawab," jelasnya.

Sementara itu dengan adanya mahasiswa UB yang positif Covid-19, dilakukan tracing dan datanya akan diserahkan ke Dinkes Kota Malang.

"Sampai 15 Maret 2020 sudah menjangkau 1000 an mahasiswa dan 3400 dosen, karyawan, tenaga kependidikan," jelas dr Aurick Yudha Nagara, Ketua Tim Satgas Covid-19 UB.

Ia mengatakan, ini masih untuk internal UB dulu. Selain itu juga dikembangkan ada satgas di fakultas-fakultas yang membantu satgas universitas. Sehingga bisa membantu tracing. Selain itu rektorat juga menyetujui dilakukan penyemprotan disinfektan pada gedung-gedung di UB.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved