Berita Madiun

Sekolah Libur karena Corona, PKL Lapangan Gulun Kota Madiun Mengeluh Sepi Pembeli

Sejumlah pedagang kaki lima yang biasa berjualan di lapangan Gulun Kota Madiun mengeluhkan sepinya pembeli.

surya.co.id/rahadian bagus priambodo
Suasana di Lapangan Gulun Kota Madiun yang sepi pengunjung, Rabu (18/3/2020). 

SURYA.co.id | MADIUN - Sejumlah pedagang kaki lima yang biasa berjualan di lapangan Gulun Kota Madiun mengeluhkan sepinya pembeli.

Sudah sekitar dua hari ini, pendapatan mereka berkurang karena virus corona.

Seperti diketahui, Pemkot Madiun telah mengeluarkan edaran terkait pencegahan virus corona.

Di antaranya menghentikan sementara kegiatan belajar di sekolah.

Para siswa diminta untuk belajar di rumah masing-masing.

Hal ini berdampak terhadap sejumlah pedagang, karena sebagian besar konsumen mereka adalah para pelajar.

Seperti yang dikeluhkan Sabar (60) seorang penjual bakso di Lapangan Gulun.

Ia menuturkan, sudah dua hari ini omsetnya turun karena kedai baksonya sepi pembeli.

"Sejak Senin (16/3/2020), sejak anak-anak diliburkan. Biasanya jam segini sudah habis satu kresek bakso, ini masih ada. Mau tidak jualan tapi makannya dari jualan," kata Sabar saat ditemui, Rabu (18/3/2020) siang.

Ia sebenarnya juga merasa khawatir akan tertular virus corona karena harus berada di tempat umum.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved