Berita Blitar

Kisah Polisi Tangkap Penyebar Hoax terkait Corona di Blitar yang Terungkap dari Nopol Motor

Polres Blitar dengan cepat menangkap pelaku penyebaran berita hoax terkait penyebaran virus corona di Kabupaten Blitar.

surya.co.id/imam taufiq
Pelaku penyebar hoax, Ir, wanita berjilbab, saat pressrealise di Polres Blitar, Rabu (18/3/2020). 

SURYA.co.id | BLITAR - Polres Blitar dengan cepat menangkap pelaku penyebaran berita hoax terkait penyebaran virus corona di Kabupaten Blitar, yang sudah menelan 15 penderita.

Yang mengejutkan, pelakunya adalah seorang wanita, Ir (26), lajang asal Kelurahan/Kecamatan Srengat.

Ia diamankan di rumahnya, Selasa(17/3/2020) sore kemarin. Namun, baru dipublikasikan pada Rabu (18/3) siang.

Dalam pres realise-nya, pelaku mengaku tak punya motif lain, kecuali iseng.

Karena itu, ia mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Bupati Blitar, Rijanto, yang telah dicatut namanya buat memperkuat berita hoax-nya tersebut.

"Saya mohon maaf pada Pak bupati. Saya nggak menyadari kalau berita yang saya tulis di WA saya kemarin itu, akan berdampak seperti ini (meresahkan banyak orang)," tuturnya.

Selain tak ada motif tertentu papar dia, berita itu dibuat hanya sekadar untuk memperingatkan kepada ibu-ibu, yang ada di grup WA-nya.

Yakni, berjumlah 26 ibu yang kebanyakan ibu rumah tangga dan teman di organisasi keagamaan di Kecamatan Srengat.

"Tujuan saya, agar ibu-ibu yang ada di grup itu, waspada terhadap penyakit corona dan mengurangi aktivitas di luar. Nggak tahunya, ada orang lain yang ikut menyebarkan ke mana-mana," ungkap Ir.

Untuk mengetahui identitas Ir, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, Kapolres Blitar, mengatakan, petugas harus kerja keras.

Halaman
12
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved