Berita Pamekasan

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Robohkan Pohon di Desa Plakpak Pamekasan, Timpa Rumah Warga

Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan dan mengakibatkan pohon tumbang

Kuswanto Ferdian/TribunMadura.com
Suasana saat Tim Reaksi Cepat Tanggap (TRCT) BPBD Pamekasan melakukan pemotongan pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (18/3/2020). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura. Peristiwa ini mengakibatkan pohon tumbang dan kerusakan rumah, Rabu (18/3/2020).

Pohon tumbang itu terjadi di Dusun Bunut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun dapur, kamar mandi, dan atap rumah warga setempat terkena dampaknya.

Pantauan Tribunmadura.com (grup surya.co.id) di lokasi, setelah mendapat informasi pohon tumbang, Tim BPBD Kabupaten Pamekasan langsung mendatangi lokasi. Dibantu warga dan para petugas lainnya, mereka lalu memotong dan membersihkan pohon tumbang tersebut.

Supervisor Pusdal Ops BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, mengatakan penyebab pohon yang tumbang itu karena akar pohon sudah keropos.

Pohon tersebut roboh ke rumah Sahri (42) warga setempat.

Akibatnya, rumah Sahri mengalami kerusakan dapur, kamar mandi dan atap.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.40 WIB. Sekitar 3 jam pemotongan pohon selesai. Diameternya berkisar 50-60cm," kata Budi Cahyono.

Budi mentaksir, kerugian yang dialami dari peristiwa pohon tumbang ini berkisar Rp 10 juta.

Dia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"BPBD Pamekasan tadi bersama TRC BPBD Pamekasan, TNI-Polri, Tagana, Rapi dan FRPB serta dibantu warga setempat melakukan pemotongan pohon yang roboh ke rumah warga setempat," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Budi mengimbau masyarakat Pamekasan, jika terjadi hujan, baik gerimis atau hujan deras yang disertai angin kencang agar tidak berteduh di bawah atau dekat pohon dan papan reklame.

"Kalau hujan di sertai angin kencang, lebih baik berteduh di dalam ruangan yang ada atapnya. Waspada dan selalu memperhatikan sekeliling untuk menjaga hal yang tidak diinginkan," pintanya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved