Berita Bisnis

BPIPI: Imbas Corona, Produksi dan Kinerja Industri Alas Kaki di Jatim Menurun 50 Persen

Sektor produksi dan kinerja industri alas kaki di Jawa Timur alami penurunan semenjak adanya informasi resmi masuknya virus corona di Indonesia.

SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi pengrajin sepatu 

SURYA.co.id | SURABAYA - Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) menyebutkan, sektor produksi dan kinerja industri alas kaki di Jawa Timur alami penurunan semenjak adanya informasi resmi masuknya virus corona di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala BPIPI, Heru Budi Susanto.

"Semenjak masuknya virus corona di Indonesia, industri alas kaki alami penurunan pada sektor kinerja dan produksi, hal ini terjadi secara nasional dan termasuk di Jatim," kata Heru, saat dihubungi via aplikasi WhatsApp (WA), Rabu (18/3/2020).

Dikatakan olehnya, penurunan tersebut terjadi karena saat kondisi saat ini pelaku industri sepatu dalam negeri tengah menghadapi persoalan ketersediaan bahan baku, yang di mana karena bahan baku alas kaki Indonesia, termasuk Jatim, mayoritas diperoleh dari Tiongkok.

Padahal, Tiongkok sendiri saat ini sedang terpuruk akibat wabah virus corona, belum lagi diperparah dengan masuknya virus tersebut ke tanah air.

"Kontribusi Tiongkok cukup besar terhadap total impor bahan baku sepatu dalam negeri, termasuk juga di Jatim, yang mencapai 80 persen," ujarnya.

Adapun dicontohkan olehnya, bahan baku yang dibeli dari Tiongkok antara lain meliputi tekstil, biji plastik, bahan kimia untuk sol sepatu dan tali sepatu.

”Berkaca dari hal itu, berarti memang Tiongkok sangat mendominasi industri alas kaki dalam negeri, khususnya di Jatim, sehingga dengan adanya virus corona ini pasti berpengaruh terhadap performa bisnis kami, yang di mana saat ini industri alas kaki di Jatim berdasarkan data yang kami terima dari Aprisindo Jatim mengalami penurunan sebesar 50 persen, penurunan ini meliputi sektor kinerja dan produksi," jelasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved