Advertorial

Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Kota Mojokerto, Ning Ita Sidak Area Publik

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita), melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah area publik antisipasi virus corona

mohammad romadoni/surya
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah area publik sebagai upaya meminimalisir penyebaran Virus Corona (Covid 19) yang sudah merebak di tanah air. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita), melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah area publik. Hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid 19) yang sudah merebak di tanah air.

Ning Ita memantau langsung kondisi terkini di lokasi usai dikeluarkannya Surat Edaran Wali Kota Mojokerto tentang kewaspadaan terhadap penyakit Virus Corona (Covid-19). Kegiatan Sidak ini juga diikuti Kepala Dinas Kesehatan Christiana Indah Wahyu, Kasatpol PP Heryana Dodik Murtono dan Waka Polresta Mojokerto, Kompol Hanis Subiyono yang merupakan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid 19 di Kota Mojokerto.

Setidaknya, ada empat lokasi sasaran Sidak yang meliputi pasar modern dan apotek di Kota Mojokerto. Ning Ita memberikan edukasi kepada pengelola pasar modern agar memperhatikan dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan untuk upaya pencegahan Virus Corona.

"Ini merupakan tindakan pengawasan yang sebelumnya kami telah mengeluarkan surat edaran wali kota terkait pencegahan dan penyebaran virus Corona, kepada seluruh badan usaha, instansi, kantor pelayanan publik sejak awal Maret lalu. Khusus hari ini kami melakukan pemantauan di pusat pembelanjaan dan apotek," ungkapnya, Rabu (18/3/2020).

Masih kata Ning Ita, fakta di lapangan pengunjung di Swalayan tetap melakukan aktivitas belanja secara normal.

Masyarakat belanja barang kebutuhan pokok dan makanan tidak berlebihan yang berarti kondisi di Kota Mojokerto sangat kondusif.

"Alhamdulillah, tidak terjadi hal demikian (Belanja berlebihan, Red) tapi kita imbau ketika ada pengunjung atau pelanggan yang arahnya akan membeli dalam jumlah besar harus diberi pemahaman bahwa ketersediaan bahan pangan masih cukup tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian diluar kewajaran atau sampai melakukan penimbunan," terangnya.

Ditambahkannya, Ning Ita masih menemukan kesalahan dalam penerapan protokol kesehatan di sejumlah area publik.

Ia mengingatkan para petugas demi kebaikan bersama agar menjalankan penerapan protokol sesuai prosedur.

"Dari hasil sidak ini tadi kami masih menjumpai beberapa petugas yang masih kurang pemahamannya dalam penerapan SOP kesehatan yang harusnya pengunjung diberikan Hand Sanitizer saat datang dan keluar. Tapi ini tadi hanya saat masuk saja," jelasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved