Berita Gresik

Sejumlah PR DPRD Gresik untuk Pemkab Sepulang dari Kunjungan di Pulau Bawean

Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani saat menggelar rapat bersama sejumlah kepala Desa dan Camat di Kantor Kecamatan Sangkapura, Bawean.

foto: dprd gresik untuk surya co.id
Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani saat menggelar rapat bersama sejumlah kepala Desa dan Camat di Kantor Kecamatan Sangkapura, Bawean, Senin (16/3/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK – DPRD Gresik mengunjungi Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Di sana, dewan mendengarkan langsung keluhan masyarakat yang berada di kepulauan itu.

Seluruh anggota DPRD Gresik mendapat banyak keluhan terkait beberapa layanan di Pemkab Gresik yang kurang maksimal bagi warga Bawean.

Seperti e-KTP. Dimana warga Bawean harus menyeberangi pulau harus mengurus administrasi kependudukan itu.

Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani sudah mencatat poin pertemuan yang dilakukan di kantor kecamatan Sangkapura ini. Bersama Camat Sangkapura, Hamim, seluruh kepala desa se Kecamatan Sangkapura dan Direktur rumah sakit (RS) Umar Mas’ud.

Pertama adalah pencatatan administrasi di pulau Bawean yang kurang maksimal. Hal ini membuat masyarakat Bawean masih banyak yang belum mencetak blangko e-KTP.

Karena waktu yang digunakan untuk mengurus cukup lama. Apalagi, di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

“Pelayanan pencatatan dispenduk kurang maksimal nanti ditangani Komisi 1,” ujarnya.

Kemudian pembangunan di Pulau Bawean disampaikan kepada dewan, yaitu penerangan jalan umum (PJU) di Kepulauan Gili Noko. Sebab, saat i ni masih gelap jika malam hari. Padahal Gili Noko spot wisata yang bagus di Bawean.

“Warga berharap di Gili Noko sudah ada aliran listrik nya semua, terkait tempat pembuangan sampah terpadu di bawean tahun depan sudah ada nanti itu catatan Komisi III,” tuturnya.

Pelayanan kesehatan di Bawean mendapat respon positif warga. Kepala Desa di Bawean mengapreasiasi kenaikan Siltap. Mereka meminta agar pencairan Siltap dari tiga bulan sekali menjadi satu bulan sekali.

“Alhamdulillah kegelisaan dokter sepesialis di RS UD umar masud sekarang sudah tercukupi yang selama ini menjadi kegelisahan masyarakat bawean,” kata Gus Yani sapaan akrabnya.

 Lanjut Gus Yani, dengan berangkatnya DPRD Gresik ke Bawean mendengarkan dan melihat langsung kondisi masyarakat di kepulauan. Jadi tidak hanya warga di daratan saja yang mendapat perhatian.

 “Ini akan menjadi bahan rapat di komisi terkait masing, kita tindak lanjuti.

Termasuk peningkatan pelayanan dan penambahan anggaran jika di butuhkan,” tutupnya. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved