Berita Sidoarjo
Ketua DPC Gerindra Sidoarjo Dicopot, Bambang Haryo Tetap Jadi Kandidat Calon Bupati
Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad menerangkan bahwa pihaknya masih menyiapkan dua nama. Yakni, Bambang Haryo Soekartono dan Mimik Idayana
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jawa Timur menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan di Sidoarjo tak banyak mempengaruhi dinamika politik di internalnya. Apalagi, terkait rekomendasi calon yang akan diusung di Pilkada Sidoarjo.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jatim, Anwar Sadad menerangkan bahwa pihaknya masih menyiapkan dua nama. Yakni, Bambang Haryo Soekartono dan Mimik Idayana.
"Pergantian Ketua DPC tak lantas membuat rekomendasi kami berubah. Calon kami masih dua itu, Pak Bambang Haryo dan Bu Mimik," kata Sadad kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (17/3/2020).
Menurutnya, hal itu didasarkan pada target Gerindra yang membidik kursi eksekutif di Sidoarjo. "Kami tetap pada target awal, mencalonkan kader kami sendiri," kata Sadad.
Berdasarkan penjelasan Sadad, Bambang Haryo dan Mimik disiapkan untuk dua posisi berbeda. Bambang Haryo diusung untuk posisi calon bupati, sedangkan Mimik sebagai calon wakil bupati.
Dua nama ini akan dibawa dalam komunikasi lintas partai dalam membangun koalisi. "Kalau koalisi menghendaki calon bupatinya dari Gerindra, maka Pak Bambang yang kami usulkan. Namun, apabila kami mendapat posisi kedua (wakil), kami rekomendasikan Bu Mimik," katanya.
Sadad menegaskan bahwa kedua figur ini menjadi yang paling potensial di internal partainya. Baik dari sisi elektabilitas, maupun kompetensi di bidang eksekutif.
Sehingga, tak ada alasan bagi pihaknya untuk mengganti calon lain. "Kami rasa persiapan pilkada yang sudah dibangun selama ini tinggal melanjutkan. Tak ada perubahan," kata Wakil Ketua DPRD Jatim ini.
Sebelumnya, Partai Gerindra mengganti sejumlah Ketua DPC tingkat kabupaten/kota di Jawa Timur. Sidoarjo menjadi satu di antara tiga daerah yang diganti.
Di Sidoarjo, Gerindra mengganti Ketua DPC sebelumnya, M Rifai dengan Ketua yang baru, Kayan (Wakil Ketua DPRD Sidoarjo). Selain itu Sekretaris DPC Gerindra Sidoarjo, Suwono juga diganti oleh Sujayadi.
Padahal, pada Minggu (8/3/2020) lalu, Gerindra bersama Golkar sepakat berkoalisi mendukung Bambang Haryo. Kesepakatan tersebut tertuang dalam MoU yang ditandatangani Rifai bersama Ketua DPD Golkar Sidoarjo, Warih Andono.
Koalisi kedua partai pun telah melebihi syarat pencalonan di Sidoarjo (minimal 10 kursi DPRD Sidoarjo). Tak hanya itu, dengan komposisi Gerindra (7 kursi) dan Golkar (4 kursi) maka Gerindra pun berhak untuk posisi Calon Bupati.
Kendati demikian, terbuka peluang partai lain untuk bergabung dalam koalisi ini. Mengingat, masih adanya sejumlah partai yang belum menentukan arah koalisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gerindra-golkar-usung-bhs-di-pilkada-sidoarjo.jpg)