Berita Madiun

Siswa Diminta Belajar di Rumah, Pemkot Madiun Siapkan Materi dan Tugas Online

Wali Kota Madiun, Maidi meminta agar kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk sementara ditiadakan hingga 29 Maret 2020.

surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Walikota Madiun, Maidi, Sosialisasikan Perda ke Pelajar SMP 

 SURYA.co.id|MADIUN - Pemerintah Kota Madiun melakukan upaya penanganan penyebaran virus corona, sesuai dengan instruksi dari Gubernur Jawa Timur.

Wali Kota Madiun, Maidi meminta agar kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk sementara ditiadakan hingga 29 Maret 2020.

Pemerintah Kota Madiun akan memberikan bekal materi dan tugas selama siswa berada di rumah, agar siswa tidak salah kaprah selama belajar di rumah.

Ia menuturkan, kegiatan belajar di rumah dimulai pada Selasa (17/3/2020), sebab pada Senin (16/3/2020) siswa tetap diminta masuk untuk mendengarkan arahan mengenai pencegahan penyebaran virus korona.

‘’Saya sudah menerima suratnya tadi malam. Tetapi anak-anak ini harus mendapat arahan terlebih dahulu. Karenanya, hari ini tetap masuk untuk mendapat bekal selama belajar di rumah nanti,’’ kata Maidi, Senin (16/3/2020).

Sebelum dirumahkan, para siswa juga mendapat pengarahan materi dan tugas yang harus dikerjakan selama berada di rumah masing-masing. Agar tidak ketinggalan materi, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah menyiapkan domain khusus sebagai panduan belajar mengajar secara online, yang bisa diakses di alamat domain belajar.madiunkota.go.id.

Materi dan tugas akan diupdate secara online dan berkala. Para siswa bisa mendownloadnya dengan memanfaatkan fasilitas atau program wifi gratis yang dapat diakses di tiap poskamling.

‘’Jadi anak-anak tidak libur. Selama di rumah kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan. Materinya akan disiapkan semua, sehingga mereka tidak keluyuran,’’ imbuhnya.

Maidi mengatakan, sebenarnya ia ingin siswa tetap mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Sebab, sebagian besar orangtua siswa di Kota Madiun adalah pegawai atau karyawan kantor, sehingga dikhawatirkan akan kesulitan mengawasi anaknya yang berada di rumah.

‘’Tetapi kalau instruksinya seperti itu, ya mau bagaimana lagi. Saya berharap anak-anak melaksanakan dengan penuh tanggung jawab,’’imbuhnya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved