Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Penumpang Kereta Api Wajib Lakukan Ini saat Berada di Stasiun untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

PT KAI terus fokus melakukan langkah-langkah tindakan pencegahan penyebaran virus tersebut.

Penumpang Kereta Api Wajib Lakukan Ini saat Berada di Stasiun untuk Cegah Penyebaran Virus Corona
surya.co.id/habibur rohman
PT KAI DAOP 8 menyemprotkan desinfectan pada area gerbong dan ruang tunggu Stasiun Surabaya Pasar Turi, Minggu (15/3/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya mengimbau penumpang yang akan menggunakan transportasi kereta api untuk menjaga kebersihan tangan secara rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung, dan mata setelah memegang instalasi publik.

Imbauan ini dilontarkan Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Selain dilarang memegang mulut, hidung dan mata, tindakan mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik, cuci dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai dan jika tidak ada fasilitas cuci tangan dapat menggunakan hand sanitizer alkohol 70-80 persen juga wajib dilakukan," kata Suprapto, Minggu (15/3/2020) di Surabaya.

Tak kalah pentingnya, lebih lanjut Suprapto menerangkan, jangan lupa juga untuk menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk.

"Dan ketika dirasa sudah memiliki gejala infeksi saluran nafas diantaranya seperti batuk, bersin, demam, sesak nafas agar menggunakan masker dan secepatnya berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan," tambahnya.

Ia juga mengimbau penumpang agar datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan kereta, untuk dicek terlebih dahulu suhu badannya.

"Semua imbauan ini saya harap bisa dilakukan dan jika perlu dipatuhi, karena hanya dengan bersama-sama kita bisa mencegah penyebaran virus corona ini," tandasnya.

Fokus Lakukan Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Menurut Suprapto, sejak bulan Februari 2020, PT KAI terus fokus melakukan langkah-langkah tindakan pencegahan penyebaran virus tersebut.

"Seperti melakukan sosialisasi pencegahan melalui pemasangan banner/ spanduk tata cara pencegahan virus Corona, edukasi dengan mengunakan Rail Clinic (Kereta Kesehatan), dan sosialisasi dengan mengunakan Medsos dan media massa lainnya," kata Suprapto.

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved