Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Pemkab Pasuruan Keluarkan 20 Poin Penting Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan 20 poin penting pencegahan penyebaran virus corona

galih lintartika/surya
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan akhirnya menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait langkah-langkah pencegahan terhadap perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Graha Isyana, Komplek Rumah Dinas Bupati Pasuruan, Senin (16/03/2020) siang. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Pemkab Pasuruan menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Graha Isyana, Komplek Rumah Dinas Bupati Pasuruan, Senin (16/03/2020) siang. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan 20 poin penting yang intinya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan agar meningkatkan kewaspadaan dan melakukan antisipasi penyebarannya.

Dari 20 poin penting itu, beberapa hal yang harus disampaikan di antaranya, pertama, Pemkab Pasuruan membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Vocid-19). Pemkab menunjuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan sebagai leading sector.

Kedua, mengimbau seluruh warga masyarakat untuk menunda kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa . Ketiga, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada semua jenjang dan jenis Pendidikan di Kabupaten Pasuruan dilakukan di rumah masing-masing, terhitung mulai tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan 29 Maret 2020.

Keempat, kegiatan pembelajaran di rumah dapat dilakukan melalui Teknologi Informasi Komunikasi melalui internet dan media pembelajaran lainnya, tugas mandiri dipantau oleh Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas.

Khusus siswa kelas IX SMP/MTs dan kelas VI SD/MI yang akan mengikuti Ujian Sekolah/ Try Out tetap dilaksanakan dengan memperhatikan prosedur Kesehatan yang telah ditentukan.

Sedangkan seluruh guru agar menyiapkan materi pembelajaran dan melaksanakan proses belajar mengajar melalui metode dalam jaringan (online) maupun melalui penugasan terstruktur sesuai dengan kurikulum yang telah ditentukan.

Kelima, lingkungan Pondok Pesantren dihimbau tetap menjaga Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS), sedangkan proses belajar mengajar diserahkan sepenuhnya kepada pimpinan pondok pesantren.

Ketujuh, menunda perjalanan Dalam dan Luar Negeri yang terjangkit Virus Covid 19, dan masih banyak lagi.

"Yang paling penting adalah senantiasa meningkatkan sosialisasi kewaspadaan penyakit Corona yang dilakukan oleh semua pihak dan memantau perkembangan, baik pemeriksaan, pengawasan dan pemantauan," kata Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan.

Ia juga mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan seperti aksi panic buying.

Sejauh ini, Pemkab Pasuruan terus berkoordinasi dengan instansi untuk menjaga suasana kondusif dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga stabil.

Menurut dia, Pemkab Pasuruan juga telah membangun Posko Kewaspadaan Dini Covid-19 Kabupaten Pasuruan.

“Silahkan masyarakat bisa menghubungi nomor hotline 0853 3441 5276. Ini adalah nomor posko yang bisa sewaktu-waktu ditelpon,” tambah dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved