Majelis Pakar Ulama Iran Wafat Terinfeksi Virus Corona, Total 12 Pejabat Meninggal & 13 Dikarantina

Satu lagi pejabat Iran meninggal dunia karena terinfeksi virus corona, yakni Ayatollah Hashem Bathayi Golpayegani.

Editor: Iksan Fauzi
ABEDIN TAHERKENAREH/EPA-EFE
Pengunjung berdiri di luar Makam Suci Imam Reza di Mashhad, Iran. Saat virus corona merebak di Iran, situs ini ditutup. 

SURYA.co.id | TEHERAN - Satu lagi pejabat Iran meninggal dunia karena terinfeksi virus corona, yakni Ayatollah Hashem Bathayi Golpayegani.

Pria 78 tahun iru merupakan anggota Majelis Pakar Ulama Iran. Dia menghembuskan nafas terakhir setelah dua hari dipastikan terserang COVID-19.

Kematian Ayatollah Hashem Bathayi Golpayegani menambah daftar pejabat Iran yang terserang virus corona dan meninggal dunia menjadi 12 pejabat.

Sedangkan sampai saat ini, masih ada 13 pejabat Iran dalam karantina karena suspect virus corona.

Bupati Gresik Marah SMP 24 Cerme Nekat Pergi ke Bali Saat Wabah Virus Corona, Ortu Minta Dibatalkan

Ayatollah Hashem Bathayi Golpayegani meninggal pada Senin (16/3/2020).

Ayatollah adalah anggota dari sebuah badan pemerintah yang berwenang menunjuk pemimpin agung.

Kantor berita IRNA menyebutkan dia sempat dirawat di rumah sakit.

Sebagai pejabat negara, Ayatollah mewakili Teheran dalam Majelis Pakar, sebuah badan ulama beranggotakan 88 orang yang menunjuk dan memantau pemimpin agung Iran.

Sampai Senin (16/3/2020) telah 12 orang dari petinggi Iran, baik yang masih aktif maupun tidak, yang meninggal karena virus bernama resmi SARS-CoV-2 ini.

Sebelum Ayatollah, pejabat Iran lainnya yang meninggal adalah Mohammad Mirmohammadi (71) yang merupakan tangan kanan Pemimpin Agung Iran.

Virus corona juga telah merenggut nyawa anggota parlemen yang baru terpilih, dan mantan Duta Besar Iran untuk Vatikan, Hadi Khosrosashi.

Iran berjuang ekstra keras menahan penyebaran virus corona yang telah menginfeksi belasan ribu orang dan merenggut ratusan nyawa.

Data dari Worldometers menyebutkan, total ada 13.938 kasus infeksi virus corona yang terjadi di negara pimpinan Hassan Rouhani tersebut.

Jumlah korban meninggal adalah 724 orang, sedangkan 4.590 pasien dinyatakan pulih.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved