Breaking News:

Citizen Reporter

Seruput Kopi Taji di Lereng Bromo, Nikmat Rasanya, Nyaman Suasananya

Lereng Gunung Bromo memberi berkah untuk penduduk. Kopi tumbuh berlimpah seperti kopi di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Seruput Kopi Taji di Lereng Bromo, Nikmat Rasanya, Nyaman Suasananya
citizen reporter/Hasbilah Ahmad Ferdianto
Menikmati kopi di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang sambil menyaksikan alam Bromo yang indah.

Wisata Kopi Taji merupakan salah satu destinasi wisata di Malang yang menawarkan suasana alam indah dengan udaranya yang sejuk. Terletak di ketinggian 1.200 mdpl, tepat berada di lereng Gunung Bromo, membuat tempat ini cocok dijadikan tujuan untuk menikmati secangkir kopi atau ikut program Tanam Kopi.

Bentangan ladang warga dan indahnya lekuk Gunung Bromo di sekitarnya akan membuat wisatawan betah berlama-lama di tempat ini. Itu lokasi yang tepat untuk menghabiskan akhir pekan sambil minum kopi di Kedai Kopi Taji, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Sukron, pengelola Kedai Kopi Taji mengatakan, tempat wisata ini beberapa tahun terakhir cukup dikenal di kalangan penikmat kopi. Kedai Kopi Taji dikembangkan sejak awal 2019.

Tempat ini didirikan saat kopi Taji mulai dikenal dan semakin banyak peminatnya. Banyak kedai kopi memesan biji kopi Taji dan penjualan kopi meningkat dengan pesat.

"Awalnya kedai ini hanya berukuran 2 x 3 meter, itu pun hanya dipakai untuk edukasi. Semakin hari semakin banyak pengunjung, kemudian diperluas sampai belakang, agar pengunjung bisa menikmati kopi asli dari Desa Taji ini,” kata Sukron saat ditemui di kedainya, Minggu (17/2/2020).

Selain kedai kopi, dia dan keluarganya juga memiliki lahan kopi. Lahan kopi itu bisa dijadikan tempat untuk mengenalkan lebih jauh cara perawatan kopi kepada pengunjung.

Bukan hanya itu, selain menyediakan tempat untuk berwisata menikmati kopi dan pemandangan alam sekitar, pengelola kopi Taji juga terus menjaga kualitas kopi. Itu dilakukan agar mampu bersaing dengan daerah penghasil kopi lainnya.

"Kopi Taji beberapa kali ikut serta dalam lomba cita rasa kopi. Hasilnya, kopi Taji berhasil mendapatkan juara dua untuk cita rasa kopi empat kawasan di Malang. Sementara itu, untuk cita rasa kopi tingkat Jawa Timur, kami berhasil meraih peringkat ketiga," katanya.

Pemuda yang bersemangat mengelola kopi itu menjelaskan dengan semangat kepada siaap saja yang ingin mengetahui kisah kopi. Pengelola akan terus berupaya meningkatkan kualitas kopi Taji sehingga mampu menjadi daya tarik bagi para penikmat kopi.

"Supaya menambah wawasan tentang kopi, tiap tahun baru, teman-teman selalu berkumpul dan membuat acara bersama dengan tema Tanam Kopi’" tambah Sukron yang menyebutkan, peserta Tanam Kopi diikuti kurang lebih 100 orang setiap tahunnya.

Halaman
12
Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved