Breaking News:

Citizen Reporter

Remas Tanahnya, karena Berani Kotor Itu Juga Belajar

Jangan takut kotor selama itu bisa membuat anak memahami proses dan melihat hasil akhirnya. Itu yang dilakukan SD-Islamic Global School Kota Malang.

citizen reporter/Ach Fikri Fausi
Anak-anak belajar membuat mangkok hias dari tanah liat di SD-Islamic Global School Kota Malang. 

Siswa SD-Islamic Global School Kota Malang mengadakan pembelajaran Kesenian dengan mengenal pembuatan seni tiga dimensi menggunakan tanah liat. Pembelajaran itu dilakukan oleh seluruh kelas I, Kamis (5/3/2020). Mereka diajarkan membuat mangkok hias dari tanah liat.

“Tanah liat ini banyak manfaatnya. Salah satunya, tanah liat bisa untuk membuat mangkok, piring, guci, dan lainnya,” sebut Siska yang memberikan penjelasan kepada murid-murid kelas I-B SD-Islamic Global School Kota Malang.

Sebelum pembuatan mangkok dari tanah liat dimulai, anak-anak diberikan arah oleh guru kelas dan pendamping kelas. Para siswa diperkenalkan dengan bahan-bahan yang akan digunakan, dan apa saja teknik yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan dari tanah liat. Kali ini mereka menggunakan teknik mencetak yang sederhana dan menggunakan cetakan yang sudah disiapkan dari rumah.

Fadma mempraktikkan teknik mencetak yang baik dan benar. Setelah pemaparan dan praktik singkat selesai, anak-anak diberi tanah liat untuk memulai membuat mangkok. Sebelum tanah diproses menjadi mangkok, mereka memijit-mijit tanah liat agar mudah dibentuk.

Nita, guru pendamping kelas I-C mengingatkan untuk menambahkan sedikit air supaya tanah liat mudah dibentuk. Anak-anak mengikuti instruksi itu. Suasana menjadi riuh. Anak-anak bersemangat mempraktikkan apa yang sudah dipaparkan oleh guru kelas dan guru pendamping masing-masing.

“Ini adalah pengalaman pertamaku membuat kerajinan tangan dari tanah liat. Ternyata seru meskipun tidak gampang,“ kata Zaidan, siswa kelas I-B.

Banyak pengetahuan yang diperoleh anak-anak dari proses pembelajaran itu. Salah satunya mengasah kemampuan dan kreativitas anak-anak serta menanamkan karakter cinta lingkungan kepada mereka.

Satu per satu siswa yang telah menyelesaikan karya-karyanya meletakkan kerajinan buatannya itu di tempat terbuka agar cepat kering. Semua puas melihat hasilnya.

Ach Fikri Fausi
Pengajar di SD-Islamic Global School Kota Malang
fikrifausi93@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved