Berita Pasuruan

Kementan Cabut Blokir Distribusi Pupuk Bersubsidi di Tutur dan Tosari Pasuruan, Begini Respon KTNA

Dibukanya blokir distribusi pupuk bersubsidi ke Kecamatan Tutur dan Tosari oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

surya.co.id/galih lintartika
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Joko Cahyono saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Dinas Pertanian terkait masalah pupuk bersubsidi. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Tutur, Heru Subkhan menyambut baik kabar dibukanya blokir distribusi pupuk bersubsidi ke Kecamatan Tutur dan Tosari oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Dihubungi SURYA.co.id, Heru Subkhan mengatakan, kabar ini sudah sangat dinanti oleh para petani.

Sejak Mei 2019, ia menyebut, petani di tempatnya sudah menunggu kabar baik ini, pasca distribusi pupuk bersubsidi dihentikan oleh Kementan.

"Teman - teman petani gembira sekali. Ini disini pak Mantri, LMDH, dan semua pihak ikut bahagia. Kami sangat bersyukur karena kami akan mendapatkan pupuk bersubsidi kembali setelah sempat diblokir distribusinya," kata Heru, Jumat (13/3/2020) siang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, distribusi dihentikan karena ada surat dari Kementerian ATR yang menyebutkan dua wilayah yakni Tutur dan Tosari itu bukan termasuk baku lahan pertanian, sehingga tidak berhak menerima bantuan pupuk bersubsidi.

Setelah diupayakan, akhirnya terungkap ada kesalahapahaman dan sekarang sudah selesai.

Tosari dan Tutur kembali berhak mendapatkan pupuk bersubsidi karena memang dua kecamatan itu termasuk kawasan baku lahan pertanian.

Ia menerangkan, selama kurang lebih sembilan bulan petani di sini menjerit.

Sebab, sejak dihentikan distribusi pupuk bersubsidi, petani terpaksa menggunakan pupuk non subsidi untuk bercocok tanam.

Nah, kondisi ini sangat merugikan petani. Sebab, harga pupuk non subsidi sangat tinggi.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved