Berita Jember

Sakit Hati, Alasan Kakek 85 Tahun Nekat Bunuh Pria Jember, Hubungan Keduanya Masih Mertua & Menantu

Sumar, kakek 85 tahun ini membeberkan alasannya nekat membunuh pria Jember dan betah 4 hari tinggal dengan mayat korban di rumah istrinya.

Kolase Pixabay/SUIRYA.co.id/Sri Wahyunik
Kakek 85 Tahun yang nekat membunuh pria Jember dan masih memiliki hubungan mertua & menantu ini membeberkan alasannya. 

Sebab saat pemeriksaan awal di TKP, polisi menemukan bekas cekikak di leher mayat Muzeli.

Saat pemeriksaan, Sumar juga akhirnya mengakui telah membunuh Muzeli.

Polisi menjerat Sumar memakai Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

4 hari tinggal dengan mayat korban

Sebelumnya, empat hari tinggal bersama mayat, Sumar berperilaku aneh.

Sumar tak kunjung melaporkan keberadaan mayat itu sampai akhirnya tercium bau menyengat.

Padahal, mayat tersebut adalah kerabatnya sendiri. 

Sumar baru melaporkan keberadaan mayat tersebut ke perangkat desa pada Selasa (10/3/2020).

Setelah itu perangkat desa lalu meneruskan laporan itu kepada polisi.

Apa yang terjadi dengan Sumar? 

Kasus didalami polisi. 

Kapolsek Sumberbaru AKP Subagio kepada Kompas.com, Rabu (11/3/2020) menjelaskan, mayat yang membusuk itu berjenis kelamin laki-laki. 

Meninggal Penemuan mayat itu sempat membuat geger masyarakat Dusun Congapan.

Polisi pun menurunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Subagio menyebut, korban diketahui bernama Zeli (55).

Mayat itu diperkirakan meninggal sekitar empat hari.

Zeli, kata Subagio, masih memiliki hubungan kerabat dengan pemilik rumah, Sumar.

Polisi masih mendalami kasus penemuan jenazah ini.

“Betul, ini masih kami dalami bersama Resmob, karena sampai sekarang dalam lidik,” tutur dia.

Polisi juga akan meminta keterangan Sumar sebagai pemilik rumah. Sebab, Sumar diketahui berada di rumah selama empat hari terakhir.

“Masih kami kembangkan, karena pemilik rumah baru melapor setelah ada mayat selama beberapa hari di rumahnya,” jelas Subagio.

Polisi masih belum mengetahui penyebab kematian mayat tersebut.

Jenazah Zeli pun telah dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.

Polisi juga telah meminta keterangan beberapa warga di sekitar rumah Sumar.

"Pemilik rumah cenderung tertutup dan tidak bersosialisasi," kata dia. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved