Berita Trenggalek

Program Mas Ipin untuk Tekan Praktik Rentenir terhadap Pedagang Pasar di Trenggalek 

Bupati Trenggalek menyalurkan bantuan ringan dari BPR Jwalita ke pedagang Pasar Basah, Kamis (12/3/2020).

surya.co.id/aflahul abidin
Bupati Trenggalek menyalurkan bantuan ringan dari BPR Jwalita ke pedagang Pasar Basah, Kamis (12/3/2020). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) menyalurkan kredit murah tanpa anggunan kepada pedagang Pasar Basah, Kamis (12/3/2020).

Kredit yang disalurkan berasal dari dana Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Jwalita Trenggalek.

Sebanyak 55 pedagang pasar mendapatkankan saluran kredit murah dengan nilai pinjaman maksimal Rp 3 juta setiap orang.

Total dana yang disalurkan senilai Rp 118 juta. Sementara bunganya 0,9 persen.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu mengatakan, penyaluran kredit murah ke pedangang untuk agar pedagang terhindar dari para rentenir.

"Intinya kita ingin melawan renternir, sehingga mereka bisa mengakses permodalan dari perbankkan," kata Mas Ipin.

Seperti jamak diketahui, pedagang pasar banyak yang menjadi sasaran rentenir.

Mereka harus mencicil utang dengan bunga mencekik karena sulit mendapat akses ke permodalan konvensional.

"Ini sebagai bentuk wujud pemerintah hadir, bagaimana masyarakat itu bisa terbantu dalam segi permodalan," ucapnya.

Dengan akses modal yang cukup, para pedagang bisa memutar uang dan mengembangkan usaha.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved