Breaking News:

Berita Surabaya

Pengangguran di Kalangan Terdidik Tinggi, PKS Dorong Milenial Tekuni Wirausaha

Anak-anak muda yang menganggur paling banyak adalah lulusan SMA dan perguruan tinggi, masing-masing mencapai 17,4 persen dan 13,1 persen.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Anggota Fraksi PKS DPR RI Dapil Jatim IV (Kabupaten Jember dan Lumajang), Amin Ak. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Fraksi PKS DPR RI Dapil Jatim IV (Kabupaten Jember dan Lumajang), Amin Ak mendorong generasi milenial untuk menekuni dunia wirausaha.

Menurut Amin, kiprah kaum milenial saat ini akan menentukan wajah Indonesia ke depan, termasuk tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

Apalagi jika mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2020, sekitar 83 juta atau 34 persen dari total penduduk Indonesia adalah milenial.

Dari angka tersebut, Amin mengatakan, menurut BPS proporsi anak-anak muda yang menganggur paling banyak adalah lulusan SMA dan perguruan tinggi, masing-masing mencapai 17,4 persen dan 13,1 persen.

Dengan menekuni dunia wirausaha, menurut Amin bisa mengantisipasi munculnya fenomena pengangguran terdidik di kalangan anak muda.

“Agar kita bisa memperoleh benefit yang maksimal dari bonus demografi, langkah yang harus kita lakukan adalah kita menjadi wirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Bonus demogafi harus diisi dengan kekuatan jumlah wirausaha," ucap Amin, Kamis (12/3/2020).

Lebih lanjut Amin mengatakan, saat ini tingkat kewirausahaan Indonesia dinilai masih sangat rendah.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, jumlah pengusaha di Indonesia baru mencapai 1,65 persen dari jumlah penduduk.

"Rasio tersebut jauh tertinggal dibanding dengan jumlah pengusaha yang ada di Singapura sebesar 7 persen, Malaysia 5 persen, maupun Thailand 3 persen. Sementara negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang bahkan memiliki pengusaha lebih dari 10 persen dari jumlah populasi," ucapnya.

Menurut Amin, idealnya jumlah pengusaha adalah 2 persen dari total populasi, walaupun untuk mencapai target pendapatan perkapita yang baik diperlukan 6,13 juta pengusaha atau sekitar 2,5 persen dari populasi.

"Saat ini jumlah wirausaha yang mapan sekitar 4 juta. Oleh karena itu kaum milenial memiliki peran dan fungsi strategis dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju," lanjutnya.

Generasi muda saat ini memiliki karakteristik yang antusias, semangat kompetitif, serta kemampuan beradaptasi yang tinggi dengan perkembangan teknologi sehingga Indonesia siap menghadapi revolusi industri 4.0 dan bisa bersaing secara global.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved