Berita Surabaya

4 Fakta Guru SD Cabuli 5 Siswa & 3 Siswi di Rumah, Kasus Serupa di Bangkalan Ngaku Kerasukan Setan

Oknum seorang guru SD mencabuli 8 siswa, yakni, 5 siswa dan 3 siswi mencoreng dunia pendidikan di Kota Surabaya sebagai kota layak anak.

KOLASE SURYA.co.id/FIRMAN RACHMANUDIN/Tribun Bali
Ada 4 fakta kasus guru SD di Kota Surabaya mencabuli 5 siswa dan 3 siswi di rumah. Sementara, kasus seruoa di Bangkalan pelaku ngaku kerasukan setan. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Oknum seorang guru SD mencabuli 8 siswa, yakni, 5 siswa dan 3 siswi mencoreng dunia pendidikan di Kota Surabaya sebagai kota layak anak.

Sebelum kasus di Surabaya ini mencuat, pada akhir tahun 2019 lalu, siswa SD di sebuah sekolah di Bangkalan juga mendapatkan perlakuan tak senonoh dari gurunya.

Guru tersebut melakukan pencabulan di dalam kelas dan dilakukan di depan siswa lainnya. Pengakuan pelaku, dia kerasukan setan.

Sementara, kasus di Surabaya ini dilakukan di rumah pelaku. Adapun 8 korban tersebut merupakan anak tetangganya sendiri.

Berikut 4 fakta kasus guru SD sebagai pengajar pelajaran matematika di Surabaya ini mencabuli 8 siswa di rumahnya. 

Guru SD di Surabaya Cabuli 5 Siswa dan 3 Siswi di Rumahnya, Modusnya Pura-pura Dimandikan

Seorang guru SD di Kota Surabaya melakukan pencabulan terhadap 5 siswa dan 3 siswi di rumahnya. Modusnya pura-pura dimandikan.
Seorang guru SD di Kota Surabaya melakukan pencabulan terhadap 5 siswa dan 3 siswi di rumahnya. Modusnya pura-pura dimandikan. (SURYA.co.id/FIRMAn RACHMANUDIN)

1. Dimandikan

Sebelum melakukan pencabulan kepada 8 korban, guru SD bernama Nicolas Handy Biantoro itu memanggil mereka. 

Lalu berpura-pura dimandikan seperti anaknya sendiri. Nicolas Handy Biantoro seperti mendapatkan angin segar ketika para korbannya mengikuti kemauannya.

"Korban dibujuk kalau sore itu dimandikan oleh tersangka.

Saat itulah aksi cabulnya dilakukan," ungkap Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ardian Satrio Utomo, Kamis, (12/3/2020).

Halaman
1234
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved